
Universitas Budi Luhur, wujudkan kolaborasi pelajar tangguh untuk Indonesia siaga bencana. FOTO: Henny06/portalbmi.id
JAKARTA – PORTALBMI.ID – Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga kebakaran. Kondisi geografis ini menuntut kesiapsiagaan seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda sebagai garda terdepan masa depan.
Pelajar memiliki peran strategis dalam membangun budaya sadar bencana melalui pengetahuan, keterampilan, dan sikap tangguh dalam menghadapi situasi darurat.

Melalui lomba Pramuka, Paskibra, dan Palang Merah Remaja (PMR) yang diselenggarakan di Universitas Budi Luhur, semangat kolaborasi pelajar ditumbuhkan sebagai pondasi utama dalam menciptakan Indonesia yang siaga bencana. Pramuka hadir dengan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan lapangan.
Paskibra menanamkan ketangguhan mental, ketepatan tindakan, serta solidaritas tim. Sementara PMR berperan penting dalam aspek kemanusiaan, pertolongan pertama, dan kepedulian sosial saat bencana terjadi.
Kolaborasi ketiga elemen ini mencerminkan sinergi nyata pelajar dalam menghadapi risiko bencana secara terintegrasi mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, hingga respons darurat. Melalui kompetisi yang edukatif dan aplikatif, peserta tidak hanya diuji kemampuan teknis, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, bekerja sama lintas peran, serta mengambil keputusan cepat dan tepat dalam situasi krisis.

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang tangguh, adaptif, dan berjiwa kemanusiaan, sekaligus menjadi agen perubahan dalam menyebarkan nilai-nilai kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, pelajar Indonesia tidak hanya siap menghadapi bencana, tetapi juga berkontribusi aktif dalam membangun bangsa yang lebih aman, tangguh, dan berdaya.
Bersama Universitas Budi Luhur, mari wujudkan kolaborasi pelajar tangguh untuk Indonesia siaga bencana.
(Henny06-PBMI)








