
Dokumentasi: Historia Tangsel
TANGERANG SELATAN – PORTALBMI.ID – Pada Historia The Series Part 8 ini terinspirasi pada bahasan dalam Historia The Series Part 7 yang lalu kita juga membahas tentang seni yang lebih khususnya adalah seni musik.
Namun saat ini kita akan menginisiasi fokus pengamatan dan analisis verbal mengenai Seni dalam pangalaman narasumber kita yaitu Bung Dick Doank ( Raden Rizki Mulyawan ) yang terkenal dengan gerakan pendalaman dunia seni dan spiritual sufiisme menuju seni berbudaya serta beragama dengan bentuk abstrak namun jelas penerapannya dalam norma dan tatanan kehidupan serta spiritualitas sufisme berbudaya juga beragama, seni telah lama menjadi salah satu cara manusia untuk mencari makna dan tujuan hidup namun narasi ini banyak dibantah oleh orang-orang yang belum bisa memahaminya.
Dalam era modern ini, seni masih menjadi salah satu bentuk ekspresi spiritual yang paling efektif mengejawantahkan ekspektasi diri menjadi sikap kehidupan sehari-hari juga bertindak laku dengan makhluk hidup di manapun kita berada.
Seni dapat menjadi canal dalam pencarian spiritual karena dapat membantu manusia untuk:
- Menghubungkan diri dengan alam semesta
- Mencari makna dan tujuan hidup
- Mengungkapkan emosi dan perasaan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata
- Menciptakan rasa kedamaian dan ketenangan
“Seni adalah salah satu cara untuk mencari spiritualitas dan menghubungkan diri dengan alam semesta beserta isinya, ini setiap manusia juga makhluk hidup pasti melaluinya namun kepekaan menyadari itu yang masih belum seiya-sekata mengekspresikan serta menjalaninya.
Gue berharap seni dapat terus menjadi sumber inspirasi dan kekuatan bagi manusia.” – [Ujar Syech Dick Doank / OmGan yang lebih tenar sebagai musisi penggagas Kandang Jurang Doank]
Tambi Historia Tangsel sebagai saksi penyelenggaraan Historia The Series Part ke 8 dengan topik bahasan diatas tadi , dipandu oleh Buya Suhalimi Ismedi membuka serta memandu juga mendiskripsikan pandangan masyarakat selama ini kepada Bung Syech Dick Doank (OmGan) mewujudkan pemahaman dan dalamnya OmGan merefleksikan pemahaman pencarian kebenaran itu melalui seni.

Bung Eka menarasikan beberapa hal penting juga menanyakan hal umum yang sering menjadi pertanyaan dan pembenaran seni dalam konteks spiritualisme serta menggaris bawahi bagaimana OmGan bisa menjadi konsistensi semangat serta mental itu , ” Tanya Bung Eka.
OmGan atau Bung Dick Doank menjawab sambil berjalan menunjukkan kepada semua tokoh dan anggota Historia yang hadir mengenai bagaimana dia membangun kesiapan mental serta menjaga semangat konsistensi bersikap perilaku sebagai seniman yang mencari kebenaran spiritual dari seni itu baik melalui musik dan karya lukis juga lainnya, hal ini memberikan pemahaman kepada semuanya bahwa derajat pemahaman itu sesuai keinginan untuk mendalami serta mengerti secara utuh semua unsur kesadaran emosional juga kesabaran spiritual sebagai manusia berbudaya juga beragama.
Penegasan kejadian harian menuju kesadaran emosional juga kesadaran spiritual menjadi garis tebal oleh Ketua Umum Yayasan Historia Tangsel memaparkan beberapa hal menarik dan pelajaran penting dalam sosialisasi spiritualisme menuju kebenaran yang kontekstual serta selalu sesuai jaman menyeimbangkan rasa juga perilaku.” menurut Bung Agam menceritakan pengalamannya.
Menjadi suara kebenaran ilahiah dalam diri setiap makhluk hidup jika mereka mampu mencari dan memahami juga mendorong dirinya mereka menuju kesadaran emosional juga kesadaran spiritual, sehingga tidak ada lagi kesombongan dan juga perilaku tidak baik dalam sosial kemasyarakatan.
(Henny06-PBMI)








