
Puluhan pemuda berkumpul di Masjid Arrahmah, Rempoa, pada Sabtu (7/2) siang untuk mengikuti pelatihan "Pemuda Siaga Bencana 2026". FOTO: Henny06/portalbmi.id
TANGERANG SELATAN – PORTALBMI.ID – Puluhan pemuda berkumpul di Masjid Arrahmah, Rempoa, pada Sabtu (7/2) siang untuk mengikuti pelatihan “Pemuda Siaga Bencana 2026”. Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk respons terhadap ketidakpastian bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.
Mengusung tema “Aksi Nyata, Tangguh Menghadapi Bencana”, acara ini menyasar generasi muda berusia 17 hingga 30 tahun. Panitia menekankan bahwa meskipun bencana tidak dapat diprediksi secara akurat, kesiapsiagaan personel adalah variabel yang bisa dilatih dan dipersiapkan sejak dini.

“Bencana memang tidak bisa kita prediksi, tapi kesiapsiagaan bisa kita latih. Inilah yang menjadi dasar mengapa kami menggerakkan pemuda di lingkungan Rempoa hari ini,” ujar salah satu koordinator lapangan di lokasi acara.
Dalam pelatihan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut, para peserta dibekali dengan berbagai keterampilan dasar mitigasi bencana, mulai dari pengenalan potensi risiko lingkungan hingga teknik evakuasi mandiri. Lokasi Masjid Arrahmah yang menjadi pusat kegiatan tampak dipadati peserta yang antusias menyimak materi simulasi.
Yang menarik, kegiatan ini diselenggarakan secara gratis untuk umum. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan bagi warga yang ingin belajar mengenai keselamatan publik.

Salah satu peserta, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat krusial bagi anak muda. “Selama ini kita hanya tahu teorinya saja, tapi di sini kita diajarkan apa yang harus dilakukan secara nyata saat situasi darurat terjadi di lapangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk komunitas pemuda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas dalam mengambil keputusan saat menghadapi krisis. Dengan suksesnya acara ini, penyelenggara berharap semangat kesiapsiagaan ini dapat menular ke wilayah lain di Tangerang Selatan.
(Henny06-PBMI)








