
Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama berbagai elemen masyarakat dan komunitas lokal. FOTO: Henny06/portalbmi.id
TANGERANG SELATAN – PORTALBMI.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama berbagai elemen masyarakat dan komunitas lokal dengan bangga mengumumkan kolaborasi strategis dalam upaya pelestarian sejarah kota Tangerang Selatan bahkan telah memulai membangun literasi sejarah terbentuknya kota Tangerang Selatan sebagai memori kolektif daerah telah mulai direalisasikan dan intensitas komunikasi serta aksi di tengah masyarakat akan digiatkan selalu kembali. Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga warisan budaya dan sejarah kota Tangerang Selatan agar tetap relevan dan dikenal oleh generasi sekarang dan mendatang.
Pentingnya Pelestarian Sejarah
Sejarah sebuah kota adalah cerminan identitas dan perjalanan panjang masyarakatnya. Dengan melestarikan situs bersejarah, arsip, dan cerita-cerita lokal, kita tidak hanya menghargai masa lalu, tetapi juga memperkuat fondasi kebanggaan dan identitas kolektif. “Setiap sudut kota memiliki cerita, dan setiap cerita adalah bagian tak terpisahkan dari jiwa kota kita,” ujar Bung Tomi Patria Edwardy atau Pak Sekdis Perpustakaan dan Kearsipan kota Tangerang Selatan,
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa cerita-cerita tersebut tidak lekang oleh waktu serta akan selalu menjadi jendela pengetahuan serta nilai sejarah bagi kita semua di Kota Tangerang Selatan.” Lanjut Bung Moderator alias Daeng Rahmat
Bentuk-bentuk Kolaborasi
Kolaborasi ini akan diwujudkan dalam berbagai program dan kegiatan, antara lain:
- Revitalisasi Situs Bersejarah: Bersama komunitas peduli sejarah, pemerintah akan merenovasi dan menjaga keaslian bangunan atau area yang memiliki nilai historis tinggi.
- Pengumpulan dan Digitalisasi Arsip: Menggandeng akademisi, arsiparis, dan masyarakat, akan dilakukan upaya pengumpulan, pendataan, dan digitalisasi dokumen, foto, serta rekaman lisan yang berkaitan dengan sejarah kota dan akan diarsipkan dengan rapih.
- Edukasi dan Kampanye Publik: Program edukasi akan diselenggarakan di sekolah-sekolah dan ruang publik, termasuk tur sejarah, lokakarya, dan pameran, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah kota Tangerang Selatan.
- Pemberdayaan Komunitas Lokal: Pemerintah akan mendukung inisiatif komunitas lokal dalam melakukan riset sejarah, penerbitan buku, atau penyelenggaraan acara bertema sejarah akar seni budaya kota Tangerang Selatan ini.
Pernyataan Dukungan Komunitas
“Kami sangat antusias dengan inisiatif kolaboratif ini,” kata Ketua Umum yang juga pounder dari Yayasan Historia Tangsel, Komunitas berbasis seni dan budaya.
“Ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk berkontribusi secara langsung dalam menjaga dan menyebarluaskan kekayaan sejarah kota kita. Memori kolektif adalah perekat sosial kemasyarakatan, dan kami siap menjadi bagian aktif dari upaya ini.” Semangat bung Agam Pamungkas Lubah kepada pewarta.

Ajakan kepada Masyarakat
Tak Lupa Bung Tomi Patria sebagai unsur Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh pihak yang terlibat juga seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam gerakan pelestarian sejarah ini. Kontribusi sekecil apapun, baik dalam bentuk informasi, partisipasi, maupun dukungan moral, akan sangat berarti dalam membangun masa depan yang berakar kuat pada kejayaan masa lalu, juga mengingatkan bahwa semua keberhasilan memberikan catatan – catatan penting menjadi akar literasi sejarah serta perkayaan perpustakaan kota Tangerang Selatan, hal yang menjadi usulan masyarakat dari bawah untuk terciptanya kemudahan mencapai pusat-pusat kepustakaan dan literasi telah diakomodir dengan adanya sejumlah mobil perpustakaan keliling ( PusLing ) yang diperuntukkan untuk menggapai lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh masyarakat kota Tangerang Selatan.
Adalah hal yang sama dalam diri kita khususnya saya sebagai putra asli kota Tangerang Selatan memimpikan kemudahan – kemudahan akses untuk jendela pengetahuan nasional maupun internasional ini sehingga masyarakat kota Tangerang Selatan bisa mengikuti segala perkembangan pustaka nasional maupun internasional lewat kegiatan kolaborasi Pemerintah dengan komunitas perduli hal itu.

Bung Agam Pamungkas Lubah sebagai Ketua Yayasan Historia Tangsel memberikan sedikit permohonan dan pengajuan untuk kolaborasi aktif antara pemerintah Tangsel dalam hal ini dinas Kepustakaan dan Kearsipan kota Tangerang Selatan dan juga tak lupa siap membersamai dalam kegiatan memotivasi kembali minat baca dari Masyarakat Kota Tangerang Selatan”
Bung Eka menanyakan ” apakah menjadi keharusan jika pemerintah ada di garis terdepan untuk kegiatan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kampanye – kampanye budaya membaca di kota Tangerang Selatan ini, ujarnya.
Jawaban tegas dan penuh keyakinan dari Bung Tomi Patria bahwa ” Pemerintah Kota Tangerang Selatan pasti akan selalu terdepan untuk kegiatan mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya yang ada di kota Tangerang Selatan serta ini hal senada juga dalam RPJMD dari Walikota Tangerang Selatan, jadi silahkan masyarakat mengajukan dan memberikan masukannya kepada pemerintah” jelas Bung Tomi Patria kepada semua yang hadir saat itu.
Jasmerah ” Jangan sekali – kali melupakan sejarah ” atau dalam pemahaman dalamnya adalah masyarakat tidak boleh membuat sejarah ataupun catatan sejarahnya itu menjadi sesuatu yang tidak penting karena semua bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghargai sejarahnya serta melestarikannya menjadi nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang kuat berciri khas.
(Henny06-PBMI)








