
Sungai Tebas mendadak berubah warna menjadi kuning pekat. FOTO: Nop06/portalbmi.id
SAMBAS – PORTALBMI.ID – Sejak tiga hari terakhir, air di aliran Sungai Tebas yang berada di Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, mendadak berubah warna menjadi kuning pekat. Kondisi ini membuat warga resah dan khawatir untuk tetap menggunakan air sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan mereka.
Salah seorang warga Desa Tebas Sungai, Rian, mengatakan perubahan warna tersebut terjadi secara tiba-tiba.
“Sebelumnya tidak kuning pekat seperti ini, tapi sejak tiga hari terakhir warnanya mendadak berubah kuning pekat,” ujarnya, Sabtu (28/02/2026).
Menurut Rian, air di aliran Sungai Tebas masih banyak dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.
“Seperti kami yang tinggal di Jalan Amanah Desa Tebas Sungai, masih banyak yang menggunakan air sungai tersebut,” katanya.
Ia mengaku tidak mengetahui penyebab perubahan warna air yang terjadi secara mendadak tersebut.
“Tidak diketahui, kenapa airnya tiba-tiba berubah warna kuning pekat seperti sekarang,” kata Rian.
Bagi masyarakat Desa Tebas Sungai, Sungai Tebas bukan sekadar aliran air, melainkan bagian dari sejarah dan kehidupan turun-temurun. Sejak dahulu, air sungai ini digunakan untuk mandi, menggosok gigi, mencuci pinggan, hingga untuk berwudhu sebelum menunaikan salat. Anak-anak tumbuh bermain dan berenang di tepian sungai, sementara para orang tua menggantungkan kebutuhan harian dari air yang sama.
Selain itu, sungai ini juga menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian warga. Para nelayan tradisional memancing dan menjala ikan di aliran Sungai Tebas untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus dijual sebagai tambahan penghasilan. Keberadaan sungai menjadi nadi ekonomi sekaligus ruang sosial bagi masyarakat setempat.
Namun dengan kondisi air yang kini berubah menjadi kuning pekat, kekhawatiran pun meningkat. Warga takut dampak kesehatan yang mungkin timbul jika air tersebut terus digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami yang tinggal di pinggir sungai sudah sejak lama menggunakan air sungai ini, dan sebetulnya khawatir dampaknya. Namun tidak ada pilihan lagi,” tutup Rian.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap ada perhatian dan penjelasan dari pihak terkait mengenai penyebab perubahan warna air Sungai Tebas tersebut, serta langkah penanganan agar sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat itu dapat kembali seperti sediakala.
(Nop06-PBMI)








