
Camat Tebas, Suriawan, S.ST., M.T bersama Kapolsek Tebas, IPTU Eko Zaenudin, S.A.P., M.H meninjau langsung fenomena air keruh. FOTO: Nop06/portalbmi.id
SAMBAS – PORTALBMI.ID – Camat Tebas, Suriawan, S.ST., M.T bersama Kapolsek Tebas, IPTU Eko Zaenudin, S.A.P., M.H meninjau langsung fenomena air keruh yang terjadi dalam tiga hari terakhir dan menjadi viral di media sosial serta perbincangan hangat warganet.
Dalam peninjauan tersebut, keduanya mengambil sampel air di titik yang tampak paling keruh, yakni di Sungai Tebas, tepatnya di bawah Jembatan Mak Panji, Desa Tebas Sungai, Sabtu (28/2/2026).
Camat Tebas, Suriawan, menyampaikan bahwa kondisi air Sungai Tebas masih terlihat keruh dan menguning meskipun saat ini air dalam keadaan pasang.
“Mudah-mudahan jika kondisi cuaca besok baik, saya akan menemui Kepala Desa Tebas Sungai untuk menyiapkan takboat. Kami akan menyusuri sungai guna mencari penyebab keruhnya air di Sungai Tebas ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Kepala Desa Tebas Sungai bersama Kepala Dusun sebelumnya telah menyusuri dua titik lokasi, namun belum menemukan sumber penyebab air keruh tersebut.
Selain itu, Suriawan juga telah menghubungi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sambas. Dalam waktu dekat, pihak dinas akan turun langsung untuk meninjau kondisi air yang keruh.
Terkait sampel air yang diambil hari ini, Suriawan mengatakan hasilnya akan diserahkan kepada Dinas Perkim dan LH Kabupaten Sambas untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium dan ditindaklanjuti sesuai hasil uji.
Besok, Camat Tebas bersama rombongan berencana meninjau lima titik lokasi dengan membawa jeriken untuk mengambil sampel air tambahan guna diperiksa di laboratorium.
“Jadi tidak hanya satu lokasi. Kami juga akan mengambil sampel di titik-titik lain di badan sungai dan menyusuri jalur air menggunakan takboat,” jelas Suriawan.
Sementara itu, Kapolsek Tebas, Eko Zaenudin, mengatakan pihaknya menerima informasi terkait unggahan masyarakat mengenai keruhnya air Sungai Tebas di Desa Tebas Sungai.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Tebas untuk menindaklanjuti informasi yang viral tersebut.
“Tadi kami sudah melakukan pengecekan mulai dari Dusun Cempaka, Desa Tebas Sungai. Alhamdulillah, di wilayah yang sebelumnya diinformasikan keruh, sore ini kami lihat kondisi air sudah kembali normal. Bahkan masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa,” jelasnya.
Namun demikian, Kapolsek Tebas mengakui masih terdapat beberapa titik yang kondisi airnya tampak keruh, termasuk di lokasi peninjauan sore itu.
“Masih ada air yang kita lihat bersama kondisinya agak keruh,” ujarnya.
Terkait penyebab kekeruhan tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Camat Tebas untuk menentukan langkah selanjutnya.
(Nop06-PBMI)








