
Konferensi Pers KSP M.Qodari, Mendag Budi Santoso, Wamenhub Suntana, Wamenpar Ni Luh Puspa di KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026).
JAKARTA – PORTALBMI.ID – Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2026. Program ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, mengatakan target tersebut merupakan lonjakan signifikan dibanding tahap sebelumnya.
“Tahun 2026, pemerintah menargetkan lonjakan besar dengan pembangunan 1.000 lokasi KNMP,” kata Qodari dalam konferensi pers di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, pembangunan KNMP tahap pertama telah dimulai sejak September 2025 dan mencakup 25 provinsi. Hingga akhir Maret 2026, mayoritas proyek telah rampung.

“Lokasi yang sudah selesai dibangun sebanyak 61 dari target 65 lokasi di tahun 2025,” ujarnya.
Adapun empat lokasi yang masih dalam proses penyelesaian berada di:
- Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
- Kabupaten Sumenep, Jawa Timur
- Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat
- Kabupaten Garut, Jawa Barat
Sementara itu, pembangunan tahap kedua telah berjalan sejak akhir 2025 dengan cakupan wilayah lebih luas. Tahap ini menyasar 35 desa atau kelurahan di 35 kabupaten/kota yang tersebar di 17 provinsi.

“Pembangunan KNMP Tahap II dimulai pada Desember 2025 dengan alokasi anggaran Rp 660,5 miliar. Hingga 30 Maret 2026, progres pembangunannya mencapai 16,68% dan ditargetkan selesai pada Mei 2026,” ujar Qodari.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperbaiki infrastruktur pesisir, serta mendorong produktivitas sektor perikanan nasional.







