
Workshop Kedaerahan bertajuk “Membangun Kreativitas Melalui Desain Grafis".
PONTIANAK – PORTALBMI.ID – Memasuki era digital yang semakin kompetitif, penguasaan soft skill di bidang visual dan desain grafis menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, khususnya mahasiswa. Menyadari hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HMS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Workshop Kedaerahan bertajuk “Membangun Kreativitas Melalui Desain Grafis”.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme di Gedung Kuliah Bersama Universitas Tanjungpura. Workshop tersebut tidak hanya menjadi ruang belajar bagi peserta, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran gagasan antar mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan di Kota Pontianak.
Workshop kedaerahan ini berhasil menarik minat peserta dari berbagai universitas di Pontianak, serta melibatkan seluruh Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di lingkungan FISIP Untan. Kehadiran peserta lintas kampus menunjukkan bahwa literasi visual dan kemampuan desain grafis telah menjadi kebutuhan bersama di kalangan mahasiswa Kalimantan Barat.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sosiologi, Engki Hasugian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan digital kepada mahasiswa, khususnya dalam bidang pengeditan video dan foto. Menurutnya, workshop ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas sumber daya mahasiswa agar mampu bersaing di era digital.
“Workshop Kedaerahan ini kami harapkan dapat memberikan pemahaman digital bagi rekan-rekan mahasiswa, terutama dalam editing video maupun foto. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun sinergi yang baik dengan instansi pemerintahan dan universitas yang ada di Kota Pontianak, sehingga ke depannya dapat tercipta kolaborasi dalam berbagai kegiatan positif,” ujar Engki.
Melalui kegiatan ini, HMS FISIP Untan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang tidak hanya memperkuat kapasitas akademik, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan keterampilan praktis mahasiswa.
(Firdaus06-PBMI)








