
Kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang (29/05) di Ruang Rapat Walikota Singkawang. FOTO: Aef05/PORTALBMI.ID
SINGKAWANG – PORTALBMI.ID – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat terus berkomitmen untuk mewujudkan iklim penyiaran yang sehat dan edukatif bagi masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui jalinan kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang (29/05) di Ruang Rapat Walikota Singkawang.
Hadir mewakli KPID Kalbar, Ketua KPID Ramdan; Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP), Bambang Hermansyah. Sementara dari Pemerintah Kota Singkawang hadir langsung Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie; Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Chantal Novyanti, Staf Ahli Walkota Bidang Komunikasi dan Informasi; Evan Ernanda dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Kota Singkawang, Fredrik Manumpak Hamonangan Situmeang beserta staf lainnya.
Sinergi kedua lembaga ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengawasan serta mendorong pemanfaatan media penyiaran sebagai sarana edukasi, informasi, dan pemersatu bangsa, khususnya di wilayah Kota Singkawang.
Komisioner KPID Kalbar, Bambang Hermansyah menyatakan bahwa Kota Singkawang memiliki potensi besar dan heterogenitas budaya yang luar biasa. Oleh karena itu, kehadiran siaran yang sehat, beretika, dan sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) menjadi hal yang mutlak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dan dukungan penuh dari Ibu Walikota Singkawang, Sekda, Kominfo dan jajaran lainnya. Kolaborasi dengan Pemkot Singkawang ini adalah langkah penting. Kami ingin memastikan masyarakat Singkawang mendapatkan haknya atas informasi yang benar, mendidik, dan jauh dari unsur hoaks atau konten negatif untuk semua usia.
Lembaga penyiaran lokal juga harus terus kita dorong agar terus “sehat” yang berarti tumbuh, berkembang, mandiri dan berkualitas,” ujar Bambang Hermansyah, lulusan S1 FISIP, Univ. Tanjungpura.
Selain fokus pada pengawasan konten, kolaborasi ini juga diproyeksikan untuk menyisir beberapa agenda penting seperti sosialisi massif literasi media, pembinaan lembaga penyiaran dan pembangunan daerah melalui penyiaran.
“Kolaborasi ini bisa menyasar beberapa hal urgen, misalnya sosialisasi masif kepada masyarakat, pelajar, dan komunitas mengenai cara memilah tontonan dan tuntunan yang sehat. Pembinaan terhadap stasiun radio dan televisi lokal agar tetap eksis dan patuh terhadap regulasi.
Memanfaatkan kanal penyiaran resmi untuk menyebarluaskan program pembangunan dan potensi pariwisata Kota Singkawang’, ujar Bambang Hermansyah Komisiner KPID yang juga Alumni SMAN 3 Singkawang
Dukungan Penuh Pemerintah Kota Singkawang

Pihak Pemerintah Kota Singkawang menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap inisiasi kolaborasi ini. Walikota Singkawang menegaskan bahwa di era digitalisasi saat ini, tantangan media penyiaran semakin kompleks.
Pemerintah daerah memerlukan mitra strategis seperti KPID untuk mengedukasi masyarakat agar lebih literasi terhadap media. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyampaikan apresiasi terhadap program yang dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan anak-anak di era digital saat ini.
“Ini adalah kegiatan mulia karena anak-anak saat ini sangat membutuhkan pengawasan dan pemahaman mengenai penggunaan media digital yang sehat. Sudah banyak dampak buruk yang terjadi akibat penggunaan media digital secara berlebihan,” ucap Walikota yang Memimpin Kota paling Toleransi se Indonesia.
Ia juga berharap program tersebut menyebar ke sekolah – sekolah, tidak terpusat satu titik dan berkelanjutan sehingga menjangkau siswa sekolah dasar dan menengah serta melibatkan orang tua dengan konsep penyampaian yang lebih kreatif, interaktif dan sesuai dengan usia peserta.
“Anak-anak SD, SMP termasuk orang tua juga perlu diberikan pemahaman sejak dini, tentang siaran sehat, tentu dengan metode yang menarik dan tidak membosankan,” pintanya.
Selain sosialisasi, Wali Kota turut mengusulkan agar kegiatan dikombinasikan dengan aktivitas interaktif seperti senam bersama, permainan edukatif, kuis, serta kolaborasi lintas sektor lainnya yang bermanfaat bagi anak sekolah.
Mewujudkan Ekosistem Penyiaran yang Ramah Anak dan Keluarga

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut adalah perlindungan terhadap anak dan remaja dari dampak buruk tayangan yang tidak mendidik. KPID Kalbar dan Pemkot Singkawang sepakat untuk mendorong kampanye “Siaran Sehat untuk Anak dan Keluarga” secara berkelanjutan.
Melalui kemitraan yang kuat ini, diharapkan lembaga penyiaran di Kota Singkawang dapat memproduksi lebih banyak konten lokal yang mengangkat kearifan budaya setempat, sekaligus menjaga kondusifitas daerah melalui jurnalisme yang damai dan berimbang.
Masyarakat juga diimbau untuk ikut aktif berpartisipasi dalam mengawasi penyiaran dengan melaporkan ke KPID jika menemukan tayangan yang melanggar norma dan aturan hukum yang berlaku.
(Aef05-PBMI)








