
Cerita Rakyat Cina Benteng berjudul "Dari Tepian Cisadane". FOTO : PORTALBMI.ID
SERPONG – PORTALBMI.ID – Teater Lonceng, telah menunaikan hajatnya sebagai kelompok teater dengan mementaskan naskah lakon yang dibuatnya sendiri. Pementasan tersebut menceritakan tentang asal muasal Cina Benteng yang berakar dari Tjen Tji Lung atau Halung bersama sembilan gadis cantik serta rombongan kapalnya yang terdampar di muara sungai Cisadane karna kerusakan kapal dan habisnya perbekalan.

Dari hasil riset yang disampaikan melalui catatan penulis naskah menunjukan bahwa hal-hal yang bersangkutan dengan Cina Benteng tidak sedikit dan semuanya unik juga menarik salah satunya cerita tentang Halung. Cerita Halung beserta rombongannya hidup dan menjalar melalui tutur kata (tradisi lisan) namun sekarang seperti tertutup sesuatu sehingga cerita tersebut hanya tersebar pada orang-orang atau wilayah tertentu saja, di pasar lama misalnya.
Menurut pandangan umum hal tersebut terjadi karena kurang atau bahkan tidak diberi ruang, kurangnya dokumentasi dan eksposur di ruang publik. Lebih dari itu, menurut penulis naskah hal tersebut juga disebabkan karena kurangnya perhatian dari akademisi dan seniman, khususnya dalam konteks bahasan tentang cerita rakyat Tjen Tji Lung.

Urgensi dari terciptanya pertujukan Teater Lonceng dengan lakon Dari Tepian Cisadane sebagai pengetahuan kecil yang bersifat mendasar terkait adanya cerita rakyat Tjen Tji Lung atau Halung yang berpengaruh dalam pembentukan Banten Raya yang majemuk atau umumnya Indonesia yang berbeda-beda tetap bersatu.







