
Amar Bank, melalui Amar Bank Bisnis, mencoba menjawab kekosongan itu dengan menghadirkan platform perbankan digital.
JAKARTA – PORTALBMI.ID – Di tengah akselerasi ekonomi digital, pelaku usaha di Indonesia dihadapkan pada tantangan lama yang belum sepenuhnya teratasi pencatatan keuangan yang tidak rapi, alur transaksi yang tersebar di berbagai platform, hingga akses pembiayaan yang masih memerlukan proses panjang dan dokumentasi yang komprehensif.
Situasi ini tidak hanya dialami oleh UMKM dan perusahaan skala menengah, tetapi juga oleh industri film, sektor kreatif yang pertumbuhannya melaju cepat, namun ekosistem finansialnya belum sepenuhnya siap mengikuti ritme produksi yang dinamis.
Amar Bank, melalui Amar Bank Bisnis, mencoba menjawab kekosongan itu dengan menghadirkan platform perbankan digital yang tidak hanya berfungsi sebagai rekening bisnis, tetapi sebagai sistem operasional keuangan yang dirancang khusus untuk pelaku usaha. Seluruh proses, mulai dari pembukaan rekening badan usaha, pemantauan transaksi, pemisahan anggaran, hingga pengajuan pembiayaan dapat dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi mobile tanpa perlu berpindah platform.

Pengalaman Mobile-First yang Komprehensif
Keunggulan Amar Bank Bisnis terlihat dari pendekatannya yang sepenuhnya mobile-first. Pengguna dapat membuka rekening bisnis dari berbagai bentuk badan usaha langsung via aplikasi, tanpa kunjungan cabang atau proses hybrid seperti yang lazim ditemui di bank lainnya.
Platform ini juga menghadirkan multi-account untuk memisahkan anggaran usaha serta multi-user dengan hak akses yang bisa dikustomisasi sehingga memungkinkan kolaborasi antara pemilik, tim keuangan, hingga manajer operasional ataupun investor dalam satu ruang kerja yang terkontrol.
Pengguna juga mendapatkan keuntungan biaya yang kompetitif: tanpa setoran awal, tanpa biaya bulanan, dan tanpa penalti saldo minimum. Untuk pembiayaan, Amar Bank Bisnis menyediakan akses digital hingga Rp5 miliar dengan unggahan dokumen melalui aplikasi dan estimasi respons awal dalam 10 hari kerja.
Tidak berhenti di transaksi, platform ini dilengkapi AI Insight yang mengonsolidasi laporan keuangan dan dokumen penting secara otomatis. Fitur ini membantu pelaku usaha membaca kesehatan bisnis, mengidentifikasi tren pendapatan, dan menyiapkan persyaratan finansial bila ingin mengajukan pendanaan berikutnya.
Keamanan Berlapis untuk Aktivitas Bisnis
Sebagai layanan yang mengelola transaksi bernilai tinggi, Amar Bank Bisnis menerapkan sistem keamanan bertingkat. Autentikasi dilakukan melalui biometrik sidik jari, SMS OTP, hingga liveness checking dan Face Match Dukcapil. Untuk identitas badan usaha, platform ini mengintegrasikan proses Know Your Customer (KYC) dan Know Your Business (KYB) yang memverifikasi legalitas dokumen usaha.
Setiap transaksi dapat dikontrol melalui mekanisme maker–approval yang mencegah kesalahan atau penyalahgunaan wewenang, sementara brankas dokumen digital menjaga semua kontrak, invoice, dan laporan transaksi tetap tersimpan rapi dan mudah diakses.
(Allung06-PBMI)








