
Kepedulian nyata terhadap anak pejuang kanker melalui acara bertajuk “A Magical Christmas with Bali Care for Cancer Kids Foundation”. FOTO: Ayu05-PBMI
BALI – PORTALBMI.ID – Sejumlah tokoh publik dan pemimpin bisnis di Bali menunjukkan kepedulian nyata terhadap anak pejuang kanker melalui acara bertajuk “A Magical Christmas with Bali Care for Cancer Kids Foundation” yang digelar di kawasan Kerobokan, Badung. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas profesi dalam mendukung program sosial dan penggalangan dana bagi anak-anak penderita kanker.
Acara yang dikemas dengan nuansa Natal tersebut dihadiri oleh musisi Eka Rock (SID) bersama istrinya Ratu Safira, Ni Nyoman Ayu Putri Ariani selaku CEO Bali Pro Solusi, Tasya sebagai influencer muda, Dr. Nurul dokter spesialis transplantasi rambut, Bjorn Van Veggel, serta Sasya, CEO Sash Beauty. Kehadiran para tokoh ini memperkuat komitmen bersama dalam membangun kampanye sosial yang berdampak dan berkelanjutan.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para peserta membahas strategi penggalangan dana, kampanye digital, hingga rencana acara sosial jangka panjang yang melibatkan masyarakat luas. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperluas dukungan bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan kanker.
CEO Bali Pro Solusi, Ni Nyoman Ayu Putri Ariani, menegaskan bahwa makna Natal sejatinya terletak pada kepedulian dan harapan.
“Keindahan Natal bukan hanya soal dekorasi, tetapi tentang harapan dan kasih yang kita hadirkan bersama untuk anak-anak pejuang kanker,” ujarnya.
Sementara itu, Eka Rock (SID) menyampaikan bahwa solidaritas merupakan kunci dalam memberikan kekuatan moral bagi anak-anak penderita kanker.
“Mereka adalah pahlawan kecil kita. Dukungan seperti ini penting agar mereka tahu bahwa tidak berjuang sendirian,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Bali Care for Cancer Kids Foundation berharap sinergi antara dunia usaha, figur publik, dan komunitas sosial dapat terus terjalin. Dengan semangat kebersamaan, acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan empati mampu diwujudkan dalam aksi nyata demi masa depan anak-anak pejuang kanker yang lebih baik.
(Ayu05-PBMI)








