
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (1/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB. FOTO: Dian Wiryawan/BPBD Tangsel
BOGOR – PORTALBMI.ID – Upaya pencarian terhadap seorang pekerja proyek yang diduga tenggelam di Sungai Cisadane masih terus berlangsung hingga Senin (2/2) malam. Korban bernama Frangki A (26), dilaporkan hilang setelah terpeleset dari Jembatan Leuwiranji, Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (1/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Menurut keterangan saksi mata sekaligus rekan kerja korban, Anang alias Aray (33), saat itu korban sedang menjalani kerja lembur untuk memasang baut jembatan. Namun, diduga karena kehilangan keseimbangan, korban terpeleset dan jatuh ke aliran sungai yang deras.
Upaya pencarian gabungan melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Tangsel, Satpol PP Tangsel, Damkar Tangsel, serta Tim AFE Ambulans mulai melakukan penebalan pencarian pada Senin sore pukul 16.40 WIB.

Titik pencarian difokuskan mulai dari Kampung Eko Cisadane, Kelurahan Keranggan, hingga kawasan Suradita, Tangerang. Metode yang digunakan adalah penyisiran darat di kedua sisi bantaran sungai (sisi Keranggan dan sisi Suradita) dengan radius jangkauan mencapai ± 1,2 kilometer dari titik awal.
“Kami mengerahkan personel tambahan dan perlengkapan lengkap, termasuk dua unit perahu LCR, tiga mobil pickup, dan satu unit ambulans untuk siaga di lokasi,” ujar perwakilan tim gabungan dalam laporan resminya.
Hingga pukul 18.45 WIB, penyisiran di sepanjang bantaran sungai belum membuahkan hasil. Mengingat kondisi cahaya yang minim dan faktor keamanan petugas, operasi pencarian dihentikan sementara.
Rencananya, operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Selasa pagi, 3 Februari 2026, pukul 07.30 WIB. Fokus pencarian besok akan dimulai dari titik Jembatan Kranggan, Kecamatan Setu, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
(Henny06-PBMI)








