
Pura Ulun Danu Beratan di Bedugul terus menjadi magnet bagi wisatawan yang merindukan suasana pegunungan yang sejuk dan pemandangan pura "terapung" yang legendaris. FOTO: Santi07/portalbmi.id
TABANAN – Berada di ketinggian 1.239 meter di atas permukaan laut, Pura Ulun Danu Beratan di Bedugul terus menjadi magnet bagi wisatawan yang merindukan suasana pegunungan yang sejuk dan pemandangan pura “terapung” yang legendaris.
Selain keindahan arsitekturnya yang dibangun sejak tahun 1633, pura ini merupakan simbol kemakmuran bagi masyarakat Bali sebagai pusat pemujaan kepada Dewi Danu, sang penguasa air dan kesuburan.
Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan
Tak hanya sekadar melihat pura dari kejauhan, ada banyak aktivitas menarik yang bisa Anda nikmati di kawasan wisata ini:
- Berkeliling Danau dengan Perahu: Anda bisa menyewa perahu tradisional (jukung) atau speed boat untuk mengelilingi Danau Beratan. Ini adalah cara terbaik untuk melihat kedekatan pura dengan air secara langsung dari sudut pandang yang berbeda.
- Swafoto Ikonik di Spot Foto: Selain pura utama, pengelola menyediakan berbagai spot foto estetik, mulai dari gerbang candi bentar yang megah hingga taman bunga yang tertata rapi dengan latar belakang pegunungan.
- Melihat Satwa dan Taman Bunga: Kawasan ini memiliki taman yang luas dengan koleksi bunga warna-warni. Di beberapa titik, biasanya terdapat area penangkaran satwa jinak seperti rusa atau burung yang menarik untuk edukasi anak-anak.
- Wisata Kuliner Tepi Danau: Di sekitar area pura terdapat deretan restoran yang menyajikan hidangan khas Bedugul, seperti Ayam Betutu atau sayuran segar hasil panen petani lokal. Menikmati makanan hangat di tengah udara dingin Bedugul adalah pengalaman yang tak terlupakan.
- Berburu Oleh-oleh di Pasar Seni: Sebelum pulang, Anda bisa mampir ke area pasar seni di dalam komplek wisata untuk membeli kerajinan tangan, kain bali, hingga buah-buahan segar khas Bedugul seperti stroberi dan markisa.

Informasi Harga Tiket Masuk Terbaru
Untuk kunjungan di tahun 2026 ini, tiket masuk bagi wisatawan domestik dewasa dikenakan biaya sebesar Rp40.000 pada hari kerja dan Rp50.000 pada akhir pekan atau libur nasional. Bagi anak-anak (5-10 tahun), tarifnya adalah Rp20.000. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp75.000, dan warga lokal ber-KTP Bali mendapatkan harga khusus Rp30.000. Biaya parkir kendaraan berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000.
Aturan dan Larangan yang Wajib Dipatuhi
Sebagai tempat suci yang aktif digunakan untuk ibadah, pengunjung wajib mematuhi beberapa aturan penting:
- Batas Kesucian: Wanita yang sedang dalam masa menstruasi dilarang memasuki area utama pura.
- Etika Berpakaian: Wajib mengenakan pakaian sopan dan tertutup. Pengunjung yang memakai celana pendek diwajibkan menggunakan kain sarung (kamen) yang disediakan.
- Menghormati Sesajen: Dilarang melompati atau menginjak sesajen (canang) yang diletakkan di area pura.
- Larangan Memanjat: Dilarang keras menaiki tembok atau bangunan suci hanya demi foto.
- Menjaga Ketenangan: Dilarang membuat kegaduhan atau mengganggu umat yang sedang bersembahyang.
(Santi07-PBMI)








