
Universitas PGRI Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk "Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Aman dan Inklusif. FOTO: Aef05/PORTALBMI.ID
PONTIANAK – PORTALBMI.ID – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Aman dan Inklusif: Peran Guru Profesional dalam Pencegahan dan Penanganan Bullying” pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas PGRI Pontianak.
Kegiatan yang dihadiri oleh 91 peserta, termasuk Rektor, jajaran pengelola prodi, dan 80 mahasiswa PPG calon guru Gelombang 1 Semester 1 tahun 2026 ini bertujuan untuk membekali calon pendidik dengan wawasan mendalam mengenai antisipasi dan penanganan perundungan di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Universitas PGRI Pontianak, Dr. Aunurrahman, M.Pd., menekankan urgensi peran pendidik di tengah meningkatnya kasus kekerasan dalam dunia pendidikan saat ini. Beliau menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai karakter sebagai langkah preventif perundungan.
Ketua Prodi PPG Universitas PGRI Pontianak, Dr. Suriani Sari, S.ST, Ft., M.Fis., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bekal krusial bagi mahasiswa agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi peserta didik kelak.
Sosialisasi ini menghadirkan para ahli di bidangnya, Bambang Hermansyah, S.Sos., M.IP (Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia): Mengulas topik “Membangun Budaya Digital yang Sehat”. Beliau menyoroti maraknya cyberbullying dalam bentuk pelecehan, penguntitan, hingga pengucilan, serta menekankan pentingnya literasi dan etika dalam bermedia sosial.Niyah Nurniyati, S.P. (Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Pontianak): Memaparkan kerangka kebijakan dan regulasi perlindungan anak.
Beliau menegaskan bahwa guru merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam mengimplementasikan aturan perlindungan anak di tingkat sekolah.

Tri Mega Ralasari, S., M.Pd. (Ketua Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia): Berbagi strategi mengenai “Peran Guru dalam Menciptakan Sekolah Ramah Anak”. Upaya menciptakan ekosistem yang menyenangkan dan menumbuhkan empati dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah tindak bullying.
Melalui kegiatan ini, Universitas PGRI Pontianak berharap para lulusan PPG dapat menjadi agen perubahan yang mampu memastikan sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan karakter positif bagi seluruh anak Indonesia.
(Aef05-PBMI)









