
Milad ke-3 TTKKBI yang dihadiri lebih dari seribu peserta di Jalan Kagungan, Lontar Baru, Kota Serang, Sabtu (12/9/2026). FOTO: PORTALBMI.ID
SERANG – PORTALBMI.ID – Ketua Umum DPP Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) H. Tb. Arif Hidayat menegaskan pentingnya pembinaan generasi penerus untuk menjaga keberlangsungan Pencak Silat dan Debus Banten. Pesan tersebut disampaikannya dalam Milad ke-3 TTKKBI yang dihadiri lebih dari seribu peserta di Jalan Kagungan, Lontar Baru, Kota Serang, Sabtu (12/9/2026).
Menurut H. Tb. Arif Hidayat, kegiatan festival yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-3 TTKKBI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan calon-calon penerus yang akan melanjutkan pelestarian seni budaya Banten.
“Kita mencari bibit-bibit unggul. Mereka yang akan melanjutkan tongkat estafet pelestarian Pencak Silat dan Debus Banten,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota TTKKBI mengenai tanggung jawab moral dalam menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.
“TTKKBI adalah wadah kesenian budaya warisan nenek moyang. Tugas kita adalah menjaga dan melestarikannya dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Milad ke-3 TTKKBI mengusung tema “Merawat Amanah Karuhun, Memperkokoh Persaudaraan, Mengabdi untuk Bangsa, Negara, dan Masyarakat.” Perayaan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar TTKKBI untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam pelestarian budaya.
H. Tb. Arif Hidayat hadir langsung menyambut para peserta dan tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan Milad ke-3 TTKKBI.
“Terima kasih untuk semua yang hadir disini dalam mendukung kegiatan Milad ke-3 TTKKBI pada hari ini,” sambutnya, dilanjutkan menyebutkan nama para hadirin.
Milad ke-3 TTKKBI juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Serang H. Budi Rustandi. Ia menilai keberadaan TTKKBI turut memberikan kontribusi dalam menciptakan suasana kondusif di Kota Serang.
Budi bahkan menyebut kondisi tersebut secara tidak langsung ikut mendukung masuknya investasi ke Kota Serang.
“Jangan lupa bahwa ini adalah berkat teman-teman semua yang ada disini khususnya TTKKBI. Yang membuat kota Serang menjadi kondusif sehingga banyak investasi masuk ke Kota Serang,” ungkapnya.
Budi juga menilai kontribusi TTKKBI semakin luas, tidak hanya dalam bidang budaya, tetapi juga bagi masyarakat, bangsa, negara dan agama.
“Kita sadari, TTKKBI semakin besar kontribusinya bagi masyaraķat, negara, bangsa dan agama,” ujar Budi.
Ia menegaskan dukungannya terhadap aktivitas TTKKBI dan upaya pelestarian tradisi Banten. Menurutnya, Milad TTKKBI tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun organisasi, tetapi juga bagian dari ikhtiar menjaga jati diri daerah.
“Ini wujud nyata bagi kita dalam merawat tradisi. Ini bukan hanya acara ulang tahun, tapi ikhtiar kita bersama menjaga jati diri Banten,” ujar H. Budi Rustandi yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta.
Bahkan, Budi meminta agar kegiatan besar TTKKBI pada masa mendatang dapat dikoordinasikan langsung dengan Pemerintah Kota Serang.
“Oleh karenanya, Milad dan kegiatan besar TTKKBI ke depan, saya minta langsung berkoordinasi dengan Kami. Tenang, nanti kita carikan tempatnya, mau di lokasi mana ayo atau kita siapkan gedung milik pemerintah kota. Pemerintah Kota Serang siap mendukung penuh,” tegasnya.
Rangkaian Milad ke-3 TTKKBI berlangsung sejak pagi hingga malam. Sebelum acara puncak, kegiatan diisi festival internal TTKKBI berupa perlombaan Jurus Baku TTKKBI.
Pada acara puncak, kemeriahan berlanjut dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat, pentas seni serta pertunjukan Pencak Silat Tjimande yang diikuti berbagai paguron se-Banten.
Atraksi jurus khas Tjimande Tari Kolot Karuhun dan musik tradisional Banten turut menghidupkan suasana perayaan. Pertunjukan palang pintu, pagelaran rampak ‘Jurus Baku TTKKBI’ yang merupakan kreasi khas Tb. Arif Hidayat, serta ritual Keceran juga menjadi bagian dari rangkaian acara.
Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya utusan Kapolda, Kapolres, IPSI serta perwakilan sejumlah organisasi lainnya.

Dari jajaran internal TTKKBI hadir H. Tb. A. Babay Faodji selaku Wakil Ketua sekaligus Ketua Panitia, Unang Ma’mun sebagai Wakil Ketua, Sekretaris Jenderal Dodi Suryana, H. Hudi Nurhudiyat selaku Ketua DPW I Banten, Mukri Aetami sebagai Sekretaris DPW I Banten, Erin Rahman dan Panji Adilawarman masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris DPW I Jawa Barat, serta H. Tb. Hengki Malonda sebagai Ketua DPW I Lampung dan calon Ketua DPW I Jambi Hendri.
Memasuki usia ketiga, TTKKBI menegaskan komitmennya untuk memperluas pembinaan di setiap DPC dan DPW. Langkah tersebut diarahkan untuk melahirkan pesilat Tjimande yang kuat secara fisik, luhur dalam akhlak dan memiliki kecintaan terhadap budaya.
Rangkaian Milad kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan TTKKBI, dilanjutkan ramah tamah dalam semangat “Satu Guru Satu Rasa” sebagai bagian dari penguatan persaudaraan keluarga besar TTKKBI.
(Red-PBMI)







