
KULONPROGO – PORTALBMI.ID – Warga Pantai Garongan, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, dikejutkan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Jenazah yang diduga telah berada di laut beberapa hari itu memicu duka dan pertanyaan mengenai penyebab serta asal-usul korban.
Kronologi penemuan
Menurut keterangan saksi, seorang warga yang hendak menjaring ikan melihat sosok tertelungkup di bibir pantai. Setelah memastikan korban telah meninggal, saksi segera mencari anaknya dan bersama-sama menghubungi Relawan Amatir Radio Indonesia (RAPI). Informasi tersebut diteruskan ke Polsek Panjatan, dan tim SAR serta petugas kepolisian tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah.
Evakuasi dan penanganan awal
Tim SAR mengangkat jenazah ke tepian guna mencegah agar tidak terbawa arus laut kembali. Petugas piket UPT Puskesmas Panjatan II melakukan pemeriksaan awal di lokasi sebelum jenazah dibawa ke RSUD Wates untuk pemeriksaan lanjutan serta proses identifikasi oleh instansi berwenang.

Temuan pemeriksaan awal
Berdasarkan pemeriksaan awal, jenazah berjenis kelamin laki-laki diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dan diduga telah meninggal sekitar satu minggu. Kondisi tubuh menunjukkan kaku mayat dan pembengkakan menyeluruh. Pada wajah tampak kerusakan yang diduga akibat benturan, serta beberapa memar pada tubuh yang kemungkinan berhubungan dengan benturan terhadap karang. Korban mengenakan celana pendek hitam yang didobel dengan celana biru dongker. Meski ditemukan tanda benturan dan memar, petugas mencatat tidak ada luka robek yang jelas menunjukkan adanya tindak kekerasan.
Proses penyelidikan selanjutnya
Jenazah kini berada di RSUD Wates untuk pemeriksaan forensik lebih mendalam dan proses identifikasi. Polsek Panjatan bersama tim terkait terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian, apakah akibat kecelakaan di laut, terpaan gelombang dan benturan karang, atau faktor lain. Kepolisian mengimbau keluarga yang kehilangan anggota keluarga agar mendatangi RSUD Wates untuk membantu proses identifikasi.
Imbauan keselamatan
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi warga dan wisatawan di kawasan pesisir, khususnya saat kondisi ombak dan arus tidak menentu. Pemerintah daerah serta instansi SAR diminta meningkatkan sosialisasi keselamatan laut dan memperkuat patroli di titik-titik rawan untuk mencegah tragedi serupa.
Pesan pimpinan
Kapolres Kulonprogo, AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas di pantai dan tidak lupa membawa identitas diri kapan pun berada.
(Red-PBMI)








