
SERANG – PORTALBMI.ID – Perkumpulan Urang Banten (PUB) kembali mempersiapkan distribusi bantuan bibit tanaman untuk kawasan Baduy melalui program Baduy Lestari. Setelah pengiriman tahap pertama berjalan lancar pada 13 Oktober 2026 ke pintu masuk Kampung Cipere, distribusi tahap kedua dan ketiga dijadwalkan berlangsung pada 18 dan 19 Oktober 2026.
Pada tahap kedua, sebanyak 5.700 bibit tanaman akan didistribusikan ke titik bagi di pintu masuk Kampung Monggor Kanas. Selanjutnya, pada tahap ketiga, sebanyak 9.250 bibit tanaman akan dikirimkan ke pintu masuk Kampung Cakuem.
Dengan demikian, kedua tahap distribusi tersebut mencakup total 14.950 bibit tanaman, yang menjadi bagian dari target besar PUB untuk menyalurkan 70.000 bibit dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di kawasan Baduy dan wilayah sekitarnya.

Keberhasilan distribusi tahap pertama pada 13 Oktober 2026 menjadi langkah awal yang positif dalam pelaksanaan program Baduy Lestari. Pada tahap tersebut, sekitar 2.700 bibit tanaman telah dikirimkan ke Kampung Cipere sebagai salah satu pintu masuk kawasan tanah adat Baduy.
Selanjutnya, pengiriman tahap kedua dan ketiga akan dilakukan dari Persemaian Rumpin, Bogor, menuju masing-masing titik distribusi sesuai jadwal yang telah direncanakan. Bibit yang disalurkan merupakan dukungan dari BPDAS Citarum dan Ciliwung.
Kesiapan distribusi ini mencerminkan pentingnya koordinasi, ketepatan jadwal, serta pengelolaan logistik agar bantuan bibit dapat diterima di lokasi tujuan dengan baik. Setiap tahapan menjadi bagian dari upaya memastikan program penghijauan berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
PUB menargetkan penyaluran sebanyak 70.000 bibit tanaman hingga 24 Oktober 2026. Setelah distribusi ke Cipere, Monggor Kanas, dan Cakuem, pengiriman akan dilanjutkan ke lima pintu masuk lainnya sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Program ini tidak sekadar berorientasi pada penyaluran bibit, tetapi juga membawa pesan penting mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan hidup. Kelestarian alam Baduy memiliki arti strategis, bukan hanya bagi masyarakat adat yang hidup dan menjaga kawasan tersebut, melainkan juga bagi keseimbangan lingkungan Banten secara lebih luas.
Keberhasilan program ini pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang berhasil disalurkan, tetapi juga dari keberlanjutan penanaman, pemeliharaan tanaman, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga hutan, tanah, dan sumber daya air.

Karena itu, sinergi antara organisasi kemasyarakatan, lembaga pemerintah, masyarakat adat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan menjadi modal penting untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui gerakan Baduy Lestari, PUB berharap distribusi bantuan bibit pada tahap berikutnya dapat berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran, tanpa kendala yang berarti.
Lebih dari sekadar kegiatan penghijauan, Baduy Lestari merupakan ikhtiar bersama untuk menanam harapan bagi generasi mendatang, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat kesadaran bahwa pelestarian alam merupakan tanggung jawab lintas generasi.
Baduy Lestari, Banten Berseri. Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan.
Oleh :
Ahmad Yani
Wakil Ketua Umum Perkumpulan Urang Banten (PUB) Bidang Kebudayaan selaku Ketua Pelaksana Kegiatan
(Achie06-PBMI)








