
LEBAK – PORTALBMI.ID – Perkumpulan Urang Banten (PUB) akan menyelenggarakan kegiatan Baduy Lestari dan Milad PUB ke-8 pada Minggu, 25 Oktober 2026, bertempat di Rumah Adat Kejaroan Pamarentah Baduy, Kampung Kaduketug Babakan Jaro, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Jum’at (23/10/26).
Kegiatan ini mengusung tema Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan. sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, keberlanjutan kehidupan masyarakat adat, serta pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Baduy.
Salah satu agenda utama Baduy Lestari adalah program penyaluran 70.000 bibit tanaman untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan di kawasan Baduy. Program ini merupakan bagian dari rangkaian Milad PUB ke-8 yang diarahkan pada tindakan nyata dalam menjaga kelestarian alam.
Bibit yang disalurkan terdiri atas berbagai jenis tanaman, antara lain gaharu, nangka, jambu, lerak, durian, alpukat, petai, jengkol, aren, albasia, matoa, dan jenis tanaman lainnya.
Penyaluran bibit dilaksanakan secara bertahap melalui delapan pintu masuk kawasan Baduy untuk selanjutnya didistribusikan ke berbagai perkampungan adat Baduy Dalam dan Baduy Luar. Pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kondisi wilayah, kebutuhan masyarakat, serta kearifan lokal yang berlaku.
Program ini diharapkan dapat mendukung pemulihan lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, memperkuat keberadaan vegetasi, dan menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya merawat alam secara berkelanjutan.
Kesederhanaan acara puncak Baduy Lestari menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan oleh Jaro Oom. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan amanat Karuhun yang tidak berorientasi pada kemeriahan atau kegiatan hura-hura, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga lingkungan dan melestarikan alam.
Pandangan tersebut menegaskan bahwa esensi pelestarian bukan terletak pada besarnya acara, melainkan pada manfaat dan keberlanjutan tindakan yang dilakukan. Menanam pohon, menjaga sumber air, merawat hutan, serta mempertahankan keseimbangan alam merupakan bagian dari tanggung jawab bersama yang perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Baduy menjadi pengingat bahwa hubungan manusia dengan alam harus dijaga secara harmonis, dengan tetap menghormati adat istiadat dan tatanan kehidupan masyarakat setempat.
Peringatan Milad PUB ke-8 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam berkontribusi bagi masyarakat, kebudayaan, dan kelestarian lingkungan di Provinsi Banten.Melalui kegiatan Baduy Lestari, PUB berupaya menjadikan peringatan hari jadi organisasi tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan.

Gerakan ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas lingkungan, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan alam Banten.
Ketua Umum PUB, Komjen Pol. (Purn.) Taufikurrahman Ruki, S.H., bersama seluruh jajaran PUB mendorong agar semangat pelestarian lingkungan menjadi gerakan bersama yang terus tumbuh dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Baduy Lestari di Rumah Adat Jaro Pamarentah diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang mengedepankan penghormatan terhadap masyarakat adat Baduy, nilai-nilai leluhur, dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya membawa pesan tentang pentingnya menanam pohon, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bahwa alam merupakan penyangga kehidupan yang harus dijaga bersama.
PUB berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan melalui langkah-langkah sederhana, nyata, dan berkesinambungan.
Dengan semangat MENANAM HARAPAN, MENJAGA KEHIDUPAN, kegiatan ini membawa harapan agar alam tetap terjaga, masyarakat hidup sejahtera, dan kebudayaan tetap terpelihara.
Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan.
(Achie06-PBMI)








