
Kegiatan bertema “Tingkatkan Kompetensi, Wujudkan Chef Profesional untuk Dapur yang Berkualitas” tersebut akan berlangsung di Hotel Maris Rangkasbitung. FOTO: Achie06/PORTALBMI.ID
SERANG – PORTALBMI.ID – Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) DPD Banten bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan LSP Mutu Wisata akan menggelar Pelatihan Chef de Partie (CDP) pada 5 September 2026.
Kegiatan bertema “Tingkatkan Kompetensi, Wujudkan Chef Profesional untuk Dapur yang Berkualitas” tersebut akan berlangsung di Hotel Maris Rangkasbitung, Jalan Jenderal Sudirman KM 3, Kabupaten Lebak, Banten, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Ketua DPD APJI Banten, Moh. Furqon, mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang tata boga.
Menurut dia, pelatihan tidak hanya memberikan materi dan praktik, tetapi juga dilanjutkan dengan uji kompetensi BNSP bagi para peserta.
“Ini bukan hanya pelatihan biasa. Peserta juga akan mengikuti uji kompetensi BNSP. Bagi yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi BNSP,” ujar Moh. Furqon. Jumat (28/8/26).
Furqon menjelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya APJI Banten membantu meningkatkan standar kompetensi tenaga dapur, termasuk yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengajak pengelola dapur MBG maupun tenaga chef dan cook yang belum memiliki sertifikasi Chef de Partie untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Dalam rangka membantu rekan-rekan dapur MBG di Banten, baik yang sudah tergabung sebagai anggota APJI maupun yang belum, silakan mengikuti pelatihan ini apabila chef atau kokinya belum memiliki sertifikat CDP, ” kata Furqon.
Selain tenaga dapur MBG, pelatihan tersebut terbuka bagi pelaku industri kuliner lainnya, seperti restoran, kafe, hotel, jasa boga atau catering, hingga pelaku UMKM kuliner.
“Program ini juga untuk membantu masyarakat yang memiliki usaha selain MBG, seperti restoran, kafe, atau catering, agar chef dan tenaga dapurnya memiliki sertifikasi kompetensi,” ujarnya.
Program Perdana APJI Banten
Furqon menyebut pelatihan Chef de Partie tersebut merupakan program perdana APJI DPD Banten untuk periode 2026.
Pelatihan akan berlangsung selama satu hari dengan materi yang mencakup praktik dapur, standar operasional, serta persiapan menghadapi uji kompetensi.
Peserta yang dapat mengikuti kegiatan antara lain tenaga dapur SPPG, chef, cook, kitchen staff hotel, restoran, kafe, jasa boga atau catering, pengusaha UMKM kuliner, lulusan tata boga, instruktur kuliner, serta masyarakat umum yang ingin mengembangkan karier di bidang kuliner.
“Insya Allah kegiatan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi industri kuliner yang ada di Banten, baik untuk dapur MBG maupun restoran, kafe dan catering,” tutur Furqon.
Untuk mengikuti pelatihan tersebut, peserta dikenakan investasi sebesar Rp.3,5 juta. Biaya tersebut sudah mencakup makan, coffee break, sertifikat pelatihan, sertifikat BNSP, serta apron APJI.
Khusus anggota APJI, tersedia potongan biaya sebesar Rp.500.000 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya Rumah Pangan, Dapoer Indah, Lunarasa, dan Salsa Aqiqah.
Pelatihan dijadwalkan turut dihadiri Ketua Umum APJI Tashya Megananda Yukki, serta instruktur Chef Akbar dan Chef Edi.
Bagi masyarakat atau pelaku usaha kuliner yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi Ihwan melalui nomor 0812 8755 4788.
(Achie06-PBMI)







