
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7.69 LS dan 107.37 BT. FOTO: BMKG
BANDUNG – PORTALBMI.ID – Hari Minggu, 06 September 2026 pukul 09:06:37 WIB, wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7.69 LS dan 107.37 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 76 km Barat Daya Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada kedalaman 56 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke Lempeng Eurasia.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Sindangbarang, Singajaya, Pamengpeuk, Cidaun dan Rancabuaya dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), wilayah Pangalengan dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut, hingga pukul 09:20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi BMKg.
(Red-PBMI)








