
BANJARNEGARA – PORTALBMI.ID – Di tengah musim kemarau yang menguji harap dan kehidupan, Alun-alun Banjarnegara menjadi saksi kebersamaan yang menghangatkan nurani. Jumat (9/10/2026), sekitar 550 warga dari berbagai elemen berkumpul bersama Polres Banjarnegara menunaikan salat istisqo dengan tema “Mengetuk Pintu Langit Memohon Rahmat Hujan untuk Banjarnegara”. Suasana hening, khusyuk, dan penuh harap menyelimuti lapangan saat doa-doa dipanjatkan untuk negeri yang merindukan hujan.
Wakil Bupati Banjarnegara KH. Wakhid Jumali, Lc bertindak sebagai imam dan khotib. Suaranya menuntun jamaah dalam doa yang terasa seperti satu nafas kolektif, menyambung luka-luka kekeringan dengan harapan akan limpahan rahmat. Hadirnya tokoh agama, aparat, pemangku kepentingan, dan warga biasa menunjukkan bahwa ketika alam diuji, kepedulian bersama menjadi penguat paling nyata.
Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi, SIK, M.Krim melalui Kabag SDM Kompol R. Sukendro, SE, MH mengatakan inisiatif salat istisqo lahir dari kepedulian tulus untuk meringankan beban warga terdampak kekeringan.
“Kegiatan ini bentuk ikhtiar dan doa bersama supaya Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Kompol Sukendro usai kegiatan, suaranya menahan haru melihat antusiasme masyarakat.

Lebih dari sekadar ritual, momen itu menjadi perwujudan nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Dalam pelukan doa bersama, terjalin kembali tali kebersamaan yang menguatkan — janji kolektif untuk saling membantu warga yang kesulitan air bersih dan menjaga kondusivitas daerah.
Wakil Bupati Wakhid Jumali menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres yang memfasilitasi kegiatan tersebut. “Ini adalah ikhtiar lahir dan batin. Semoga menjadi wasilah rahmat agar hujan yang turun memberi manfaat tanpa menimbulkan bencana,” ucapnya, matanya menatap ke langit seolah menyampaikan permohonan bersama.
Di antara lantunan doa, ada kesunyian penuh pengharapan dan kehangatan kebersamaan warga yang saling mendekat, aparat yang merangkul, pemuka agama yang memimpin semua bersatu dalam satu tujuan: meminta karunia hujan yang membawa kesejahteraan.
Semoga doa itu didengar dan Banjarnegara segera merasakan berkah yang dinantikan.
(Imam06-PBMI)









