
JAKARTA – PORTALBMI.ID – Brand fashion artisan Raja Rani dan seniman kelahiran Singapura yang berbasis di Los Angeles, Linying, berkolaborasi dalam proyek lintas budaya yang menggabungkan musik, warisan budaya, dan storytelling.
Bersama dengan culture marketing agency blackstar, mereka meluncurkan The Breeze: Swim, Swim Capsule Collection, koleksi edisi terbatas yang memadukan sari-kimono yang diinterpretasi ulang dengan keahlian tradisional dan keanggunan kontemporer, ditujukan untuk para penjelajah, modern muse, dan pemimpi yang sophisticated.
Pertemuan Antara Musik dan Slow Fashion
Berasal dari garis keturunan pembuat sari tradisional di Jaipur, kisah Raja Rani dimulai dengan mendaur ulang kain sisa dari pembuatan sari tradisional dan mengubahnya menjadi siluet kontemporer. Filosofi atelier India-Italia ini yang menghormati tradisi sambil melanggar aturan, sejalan sempurna dengan perjalanan Linying selama satu dekade sebagai salah satu dari 25 Most Influential Artists Spotify Asia.

Kolaborasi ini melampaui fashion: ini adalah perpaduan antara ekspresi budaya dan kreativitas. Sama seperti lagu-lagu Linying yang menggabungkan masa lalu dan masa kini, craftsmanship Raja Rani bersinar dalam busana mereka yang menghormati warisan, keberlanjutan, dan transformasi.
(Allung06-PBMI)
Dalam semangat conscious upcycling dan alchemy, koleksi ini dibuat dari sari sutra modal yang ringan. Hasilnya adalah potongan-potongan yang elegan, nyaman, dan serbaguna. Setiap potongan dalam koleksi ini dilengkapi dengan label tembaga khusus yang dirancang oleh Linying, melambangkan kolaborasi seni bersama dan semangat individualitas.








