
Tim SAR Gabungan Tangerang Selatan melakukan penebalan pencarian dengan menyisir area yang lebih luas di wilayah Tangerang Selatan. FOTO: Riko hardiyansah
TANGERANG – PORTALBMI.ID – Tim SAR Gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap seorang remaja pria bernama M. Yusuf (17) yang diduga tenggelam di aliran Sungai Cisadane. Hingga Sabtu malam (31/1/2026).
Upaya penyisiran yang dilakukan oleh personel gabungan masih belum membuahkan hasil.
Berdasarkan laporan kronologi, korban diduga awal mula tenggelam di wilayah Cisadane, Kecamatan Bogor Barat, namun pada hari ini, Tim SAR Gabungan Tangerang Selatan melakukan penebalan pencarian dengan menyisir area yang lebih luas di wilayah Tangerang Selatan.
Operasi pencarian dimulai pada pukul 16.15 WIB dengan titik awal (start point) dari Jembatan Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, menuju titik akhir di Jembatan Cisauk – Cilenggang dengan menempuh jarak hingga ± 5,5 KM menggunakan perahu, sementara dengan jarak tempuh darat ± 1 KM dengan pemantauan visual jalan kaki.

Alat utama yang di gunakan yakni 2 Unit Perahu LCR, 1 Mesin Mopel, dan 2 Mobil Pickup operasional, adapun Personel yang terlibat dalam Aksi kemanusiaan ini melibatkan dari berbagai unsur satuan tugas, di antaranya: BPBD Kota Tangerang Selatan, Satpol PP Kota Tangerang Selatan (7 Personil), Redkar Tangsel, Semut Tangsel, IEA Tangsel dan TEATS.
Kondisi terkini dan rencana lanjutan hingga pukul 21.00 WIB, tim di lapangan melaporkan bahwa keberadaan korban masih nihil. Mengingat kondisi pencahayaan dan faktor keamanan di lapangan, operasi pencarian untuk sementara dihentikan dan tim saat ini berstatus standby di posko Keranggan.

Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi, 1 Februari 2026, pukul 07.30 WIB, dengan titik awal penyisiran baru yang dimulai dari Jembatan Cisauk – Cilenggang.
( Henny06-PBMI)








