
Acara Idulfitri di gedung Pemerintah Kota Taichung hari Minggu. (Sumber Foto : Pemerintah Kota Taichung)
TAIPEI – PORTALBMI.ID – Pemerintah Kota Taichung mengatakan mereka hari Minggu (29/3) menggelar perayaan Idulfitri yang diisi pengenalan budaya Islam, bazar halal, pembacaan Alquran, hingga undian berhadiah, yang menarik banyak warga Muslim dan masyarakat umum.
Menurut siaran pers, Wakil Sekretaris Jenderal Taichung Lin Yu-hung (林育鴻), yang hadir mewakili Wali Kota Lu Shiow-yen (盧秀燕), menyampaikan pemerintah kota akan terus menciptakan lingkungan yang ramah agar warga Muslim yang bekerja dan belajar di sana dapat hidup dengan tenang serta berbaur dengan nyaman.
Sejak Lu menjabat sebagai wali kota, kata Lin, Taichung terus memperdalam integrasi antarkelompok masyarakat yang beragam, sehingga imigran baru, pekerja migran, dan komunitas Muslim dapat merasakan kehangatan dan penghormatan kota ini.
Lin juga berbagi pengalaman saat menempuh studi di Inggris, di mana ia mengenal budaya Islam melalui teman-teman Muslim dan merasakan secara langsung nilai inklusivitas dan keramahan tersebut. Ia pun mengucapkan selamat Idulfitri, dengan harapan agar semuanya diberi kedamaian dan kebahagiaan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Arif Sulistiyo mengatakan Idulfitri melambangkan toleransi, saling memaafkan, dan persatuan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Taichung atas dukungannya sehingga acara dapat berjalan lancar.

Saat ini, ada sekitar 400.000 warga Indonesia di Taiwan, dengan sekitar 42.000 di antaranya berada di Taichung, menjadikannya kota dengan jumlah warga Indonesia terbesar kedua di Taiwan, serta memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ekonomi lokal, kata Arif.
Arif juga mengapresiasi upaya Taichung dalam membangun kota yang ramah Muslim, serta berharap fasilitas ibadah dapat terus ditingkatkan. Ia pun menyampaikan harapan agar semua pihak merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan dan dunia senantiasa damai.
Kepala Biro Urusan Sipil Wu Shih-wei (吳世瑋) menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Taichung secara aktif membangun lingkungan yang ramah Muslim, dengan ruang salat yang telah disediakan di berbagai tempat umum.
Selain itu, pemerintah kota juga membantu sektor perhotelan dan fasilitas medis memperoleh sertifikasi ramah Muslim, sehingga secara bertahap menyempurnakan jaringan layanan mulai dari transportasi, pariwisata hingga layanan kehidupan sehari-hari, kata Wu.

Pemerintah kota, tambahnya, juga terus memerhatikan kebutuhan mahasiswa, imigran baru, dan pekerja migran Muslim di Taichung, serta membantu mereka untuk menetap dengan tenang melalui sistem dukungan dan pertukaran budaya.
Ketua Masjid Taichung, Muhammad Ma (馬源培), menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota yang menggelar perayaan Idulfitri setiap tahun, dan mencatat bahwa jajaran kepemimpinan Lu terus memerhatikan kebutuhan Muslim dalam berbagai aspek serta menciptakan lingkungan yang lebih ramah.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada KDEI serta Chang Chih-Tung Memorial Culture and Education Foundation atas “dukungan jangka panjang” mereka dalam mendorong budaya dan pendidikan Islam.
Melalui siaran pers, pemerintah kota juga menyampaikan ucapan Idulfitri kepada umat Muslim, serta menyatakan akan terus memperdalam pertukaran budaya yang beragam agar Taichung menjadi kota internasional yang semakin memahami, menghormati, dan inklusif.








