
Dinas Sosial yang diwakilkan Bapak Tubagus Ikbal Tawakal saat menjenguk korban di kediamannya. FOTO: Henny06/PORTALBMI.ID
TANGERANG SELATAN – PORTALBMI.ID – Titik terang mulai menghampiri Yani (60), lansia korban penusukan di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Setelah sempat kebingungan memikirkan sisa biaya pengobatan rumah sakit yang mencapai belasan juta rupiah, kini Yani dan keluarganya bisa sedikit bernapas lega menyusul perhatian langsung dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.
Sebelumnya, meski sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, pihak keluarga Yani masih memikul beban berat. Mereka diwajibkan mencicil sisa biaya administrasi dan pengobatan medis sebesar Rp16,2 juta.
Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Tangsel segera menginstruksikan jajaran Dinas Sosial (Dinsos) untuk bergerak cepat meninjau kondisi korban di kediamannya.
Anak korban, Riko, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya saat perwakilan dari Pemkot Tangsel datang mengunjungi ibunya.
“Alhamdulillah, Dinas Sosial yang diwakilkan Bapak Tubagus Ikbal Tawakal sudah membesuk ibu. Beliau datang langsung atas instruksi Pak Wali Kota Tangsel,” ujar Riko saat ditemui wartawan, kemarin.
Selain memberikan dukungan moral, kedatangan Dinsos Tangsel juga membawa bantuan logistik untuk meringankan beban harian korban selama masa pemulihan, seperti paket sembako, pakaian, hingga perlengkapan mandi.
Mencari Solusi Administrasi
Terkait tanggungan biaya rumah sakit yang masih menunggak, Riko menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel kini tengah mengupayakan jalan keluar terbaik agar beban tersebut tidak lagi menyulitkan keluarga.
“Untuk sisa administrasi sedang diusahakan solusinya oleh pihak Dinsos. Hari Senin nanti akan diinformasikan kembali perkembangannya. Kami atas nama keluarga besar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tutur Riko.
Dalam kesempatan itu, Riko juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mengulurkan tangan sejak hari pertama musibah menimpa ibunya. Mulai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Sosial, hingga aparatur lingkungan setempat yang terus mengawal kasus ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, memberikan support, dan peduli kepada ibu kami,” imbuhnya.
Saat ini, kondisi kesehatan Yani dilaporkan terus menunjukkan tren positif dan berangsur membaik. Kendati demikian, lansia tersebut masih harus menjalani perawatan intensif di rumah guna memulihkan luka tusuk serius yang dideritanya akibat aksi kriminalitas di kawasan Pondok Aren beberapa waktu lalu.
(Henny06-PBMI)








