
WNI yang Ditahan Israel tiba di Soekarno Hatta disambut Menlu Sugiono, Minggu (24/5) dok. Jeni Ritanti/kumparan
JAKARTA – PORTALBMI.ID – Sembilan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) akhirnya tiba di Indonesia. pada pukul 16.20 WIB, mereka tiba di Bandara Soekarno Hatta.
Begitu tiba, mereka disambut oleh sejumlah masyarakat dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Para WNI itu tampak membawa bendera Merah Putih kecil, dan berjalan menemui wartawan didampingi Sugiono.
Sugiono yang berkalung keffiyeh itu sempat memberi mereka salam selamat datang.
“Selamat datang kembali, selamat berkumpul dengan keluarga,” kata Sugiono, Minggu (24/5).
Sementara itu, Sugiono juga tak melupakan sejumlah kekerasan yang dialami para WNI itu.
“Bagi mereka yang menerima kekerasan fisik nanti akan didampingi,” kata Sugiono.
Berikut adalah 9 orang WNI yang sempat ditahan militer Israel:
- Thoudy Badai (Jurnalis Republika) – Kapal Ozgurluk
- Rahendro Herubowo (sebelumnya tercantum Rahendro adalah jurnalis iNews namun Pemred iNews Aiman Witjaksono menyatakan Rahendro telah resign dari iNews pada Agustus 2022) – Kapal Ozgurluk
- Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) – Kapal Boralize
- Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) – Kapal Ozgurluk
- Andi Angga (Aktivis) – Kapal Josef
- Herman Budiyanto Sudarsono (Aktivis) – Kapal Zafiro
- Ronggo Wirasano (Aktivis) – Kapal Zafiro
- Asad Aras Muhammad (GPCI) – Kapal Kasr-1
- Hendro Prasetyo (GPCI) – Kapal Kasr-1
(Red-PBMI)







