
Malam Puncak Grand Final Pemilihan Bujang Dara Kota Dumai Tahun 2026 berlangsung meriah di Taman Bukit Gelanggang, Sabtu (25/7/2026) malam. FOTO: PORTALBMI.ID
DUMAI – PORTALBMI.ID – Malam Puncak Grand Final Pemilihan Bujang Dara Kota Dumai Tahun 2026 berlangsung meriah di Taman Bukit Gelanggang, Sabtu (25/7/2026) malam. Ratusan warga memadati lokasi acara untuk memberikan dukungan kepada para finalis yang tampil memperebutkan gelar duta pariwisata dan budaya Kota Dumai.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar) itu dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto.
Sebanyak 20 finalis yang terdiri dari 10 pasang Bujang dan Dara menampilkan kemampuan terbaik mereka setelah melalui rangkaian seleksi sejak Mei 2026, mulai dari tahap penjaringan, peluncuran program, hingga masa karantina yang membekali peserta dengan pengetahuan kepariwisataan, budaya Melayu, dan pengembangan karakter.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Leni Ramaini, Ketua LAMR Dumai Datuk Seri H. Zamhur Egab, anggota DPRD Kota Dumai Ananda Putri Salsabila, Ketua Pembina Bujang Dara Dumai Al Fala, Ketua Umum Persatuan Bujang Dara Kota Dumai Alfitra Febryansyah, jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta para pendukung acara.
Kepala Diskopar Kota Dumai Agus Gunawan mengatakan seluruh finalis telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama mengikuti proses pembinaan.
Menurutnya, ajang Bujang Dara tidak hanya mencari figur yang menarik secara penampilan, tetapi juga generasi muda yang memiliki wawasan, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian terhadap promosi budaya dan pariwisata daerah.
Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menegaskan bahwa Bujang Dara merupakan duta yang akan membawa citra Kota Dumai di berbagai kesempatan. Karena itu, para pemenang diharapkan mampu menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mencintai budaya Melayu.
“Malam ini kita melihat anak-anak muda terbaik Dumai yang memiliki penampilan, kecerdasan, kepribadian yang baik, serta kecintaan terhadap budaya Melayu. Siapa pun yang terpilih, tugas mereka adalah menjadi wajah terdepan dalam mempromosikan pariwisata, budaya, dan kemajuan Kota Dumai,” ujarnya.
Penilaian grand final dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Dumai Hj. Yusmanidar, praktisi pariwisata Riau Alfiandri, serta akademisi dan praktisi pageant Rizky Ardie.
Setelah melalui seluruh tahapan penilaian, dewan juri menetapkan Syaiful Zaman sebagai Bujang I Dumai 2026, sedangkan gelar Dara I Dumai 2026 diraih Tyfanny D.M.
Sementara itu, gelar Bujang II diraih M. Zacky dan Bujang III diraih Ananda S. Pada kategori Dara, Dara II diraih Riri Wulan Azhar dan Dara III diraih Humaira Radysti H.
Panitia juga memberikan penghargaan pada sejumlah kategori atribut, yakni Intelegensia, Photogenic, Favorit, Berbakat, Persahabatan, Sosial Media, serta kategori khusus Bersih Narkoba yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Acara ditutup dengan penyematan selempang dan penyerahan piala kepada Bujang I Syaiful Zaman dan Dara I Tyfanny D.M oleh Wakil Wali Kota Dumai. Keduanya akan mengemban tugas sebagai ikon pariwisata Kota Dumai selama satu tahun ke depan sekaligus dipersiapkan untuk mewakili Kota Dumai pada ajang Bujang Dara tingkat Provinsi Riau.
(Red-PBMI)








