
Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). FOTO: Humas Polda Jateng/PORTALBMI.ID
SEMARANG – PORTALBMI.ID – Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) di halaman Mapolda Jateng. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh pejabat utama, personel Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) Polda Jateng.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Brigjen Pol. Latif Usman, bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara dipimpin oleh Komandan Upacara AKBP Christopher Adhikara Lebang, dengan AKBP Ferdy Kastalani sebagai perwira upacara.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara, kemudian dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih. Seluruh peserta juga mengikuti mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara ditutup dengan pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang‑Undang Dasar 1945, teks Proklamasi, doa, serta laporan dan penghormatan terakhir.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Yuliyanto, mengatakan peringatan HUT ke-81 bukan sekadar upacara seremonial, melainkan momentum refleksi dan penegasan kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan melalui kerja nyata anggota Polri.
“Para pahlawan telah berkorban besar untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Tugas kita saat ini adalah menjaga hasil perjuangan itu dengan bekerja, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kombes Yuliyanto.
Ia menambahkan bahwa implementasi semangat kemerdekaan bagi Polri tercermin dalam pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab. Setiap personel diharapkan hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan bantuan, tetapi juga aktif membangun kedekatan, memberikan rasa aman, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan publik.
“Mengisi kemerdekaan berarti memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban, melindungi masyarakat, serta menjalankan setiap tugas dengan integritas. Kepercayaan publik adalah bagian penting dari perjuangan kita hari ini,” tegasnya.

Kombes Yuliyanto juga mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa menjaga persatuan adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa, dan kehadiran negara yang humanis menjadi wujud nyata pengabdian kepada rakyat.
“Jika para pahlawan berjuang dengan tenaga dan pengorbanan untuk menghadirkan kemerdekaan, perjuangan kita sekarang adalah memastikan masyarakat merasakan kemerdekaan itu melalui rasa aman, pelayanan yang mudah diakses, perlindungan yang adil, serta kehadiran negara di tengah mereka,” pungkasnya.
(Imam06-PBMI)








