
Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas, pada Senin (2/2/2026). Nop06/ portalbmi.id
SAMBAS – PORTALBMI.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas menggelar rapat kerja bersama mitra kerja, yakni bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas, pada Senin (2/2/2026).
Rapat berlangsung di Ruang Sidang utama DPRD Kabupaten Sambas dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani, didampingi anggota Komisi IV lainnya.
Rapat kerja ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas Nomor 03/Kom-IV/DPRD/I/2026 tanggal 29 Januari 2026, dengan agenda utama membahas pelayanan kesehatan di RSUD Sambas. Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Direktur RSUD Sambas, serta jajaran pejabat terkait.
Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani, menyampaikan bahwa pelayanan merupakan dasar utama dalam penyelenggaraan rumah sakit. Ia menegaskan pentingnya pelayanan yang intensif dan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam menjawab berbagai keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Pada dasarnya, rumah sakit itu adalah pelayanan. Apa yang selama ini dirasakan kurang oleh masyarakat perlu kita maksimalkan. Alhamdulillah hari ini komunikasinya sangat baik, Direktur Rumah Sakit hadir, Dinas Kesehatan juga hadir, seluruh kepala bidang pun hadir,” ujar Mardani.
Menurutnya, seluruh pertanyaan dan persoalan yang disampaikan dalam rapat telah mendapatkan penjelasan dan klarifikasi dari pihak terkait. Suasana rapat berlangsung cair dan terbuka, sehingga diharapkan mampu menghasilkan perbaikan nyata ke depan.
Komisi IV DPRD Sambas, lanjut Mardani, tetap menekankan agar seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sambas, baik RSUD Sambas, Rumah Sakit Pemangkat, Rumah Sakit Teluk Keramat, hingga seluruh Puskesmas, dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.
“Kami meminta agar seluruh fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang baik, berikan sentuhan yang lebih humanis kepada masyarakat. Pada hari ini kami juga memberikan dukungan kepada Direktur RSUD dan Dinas Kesehatan yang telah hadir lengkap dengan jajaran dan memberikan tanggapan atas semua masukan,” katanya.
Menanggapi harapan ke depan, Mardani berharap pelayanan rumah sakit dapat terus mengalami perbaikan dibandingkan sebelumnya, terutama setelah adanya isu pelayanan yang sempat viral di masyarakat.
“Tentu harapannya pelayanan lebih baik dari sebelumnya. Mudah-mudahan apa yang kemarin sempat viral bisa menjadi bahan evaluasi dan ke depan ada perbaikan,” ujarnya.
Dalam penegasannya, Mardani juga menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, humanis, dan penuh senyuman dari tenaga medis. Menurutnya, pasien yang datang ke fasilitas kesehatan sedang berada dalam kondisi sakit, sehingga sikap dan perilaku tenaga kesehatan sangat berpengaruh terhadap psikologis pasien.
“Pelayanan yang baik, humanis, dengan senyuman yang baik itu sangat penting. Pasien bisa merasa lebih nyaman ketika melihat tenaga medis yang ramah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa persoalan yang sempat viral sebelumnya telah diklarifikasi dan disimpulkan sebagai miskomunikasi. Namun demikian, DPRD sebagai lembaga pengawas tetap berkewajiban memastikan bahwa anggaran besar yang telah dikeluarkan pemerintah daerah untuk sektor kesehatan benar-benar diimbangi dengan kualitas pelayanan yang baik.
“Pemerintah sudah banyak mengeluarkan anggaran, obat-obatan digratiskan, fasilitas disiapkan. Kalau pelayanannya kurang baik, tentu citranya menjadi kurang bagus. Maka kami minta seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Sambas memberikan pelayanan terbaik dan sentuhan yang humanis kepada masyarakat,” pungkasnya.
(Nop06-PBMI)








