
Wagub Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri upacara tabur bunga di perairan Banten dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). FOTO: PORTALBMI.ID/Setda provinsi Banten
SERANG – PORTALBMI.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri upacara tabur bunga di perairan Banten dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Mako Ditpolairud Polda Banten itu dipimpin langsung Kapolda Banten Irjen Hengki dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Banten, serta para undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penghormatan di Dermaga Mako Ditpolairud Polda Banten. Selanjutnya, rombongan menaiki kapal patroli menuju perairan Selat Sunda untuk melaksanakan prosesi tabur bunga. Di tengah perairan, rombongan melakukan pelarungan bunga sebagai simbol penghormatan sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.

Wagub Dimyati mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjuangan para pendahulu, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menilai, situasi Banten yang tetap aman dan kondusif saat ini tidak terlepas dari kinerja kepolisian yang semakin profesional dan humanis.
“Semoga Bhayangkara semakin jaya dan terus melaksanakan tugasnya dalam melayani, mengayomi, dan menjaga masyarakat,” kata Dimyati.
Pada kesempatan itu, Dimyati juga menyoroti pentingnya penguatan pengamanan wilayah perairan. Sebagai daerah yang memiliki garis pantai panjang dan wilayah laut yang luas, Banten membutuhkan dukungan sarana dan prasarana pengawasan yang memadai untuk mencegah berbagai tindak kejahatan di laut.
Ia menilai, sinergi antara Ditpolairud, TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pengamanan wilayah perairan berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan, upacara tabur bunga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian bagi seluruh anggota Polri. Tantangan pengamanan wilayah pesisir dan laut saat ini cukup besar mengingat luasnya kawasan perairan yang membentang. Karena itu, pengawasan tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kami membutuhkan dukungan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk bersama-sama menjaga keamanan laut,” ujar Hengki.
Ia menjelaskan, partisipasi masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi menjadi tindak pidana, termasuk penyelundupan narkotika, benih bening lobster, maupun kejahatan lainnya yang memanfaatkan jalur laut.
Untuk mendukung pengamanan wilayah perairan, Ditpolairud Polda Banten saat ini didukung 18 unit armada patroli dengan berbagai ukuran. Selain itu, Polda juga memperoleh dukungan satu kapal patroli BKO dari Korpolairud Baharkam Polri, yakni Kapal Sanjaya sepanjang sekitar 55 meter yang akan memperkuat pengawasan di wilayah perairan Banten.
(Red-PBMI)








