
Sumber : Dian Wiryawan,Penata Layanan Operasional, Danton SATGAS PB/PORTALBMI.ID
TANGERANG SELATAN – PORTALBMI.ID – Krisis kekeringan yang melanda wilayah Tangerang Selatan terus meluas hingga mengharuskan intervensi masif dari otoritas terkait. Memasuki pekan ketiga sejak awal Juli, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mencatat akumulasi pendistribusian air bersih telah menyentuh angka 148.200 liter guna menyelamatkan warga di belasan titik kritis.
Berdasarkan data rekapitulasi penanganan bencana kekeringan yang dihimpun sejak Rabu (8/7) hingga Rabu (29/7), dampak kemarau panjang ini telah mengancam pasokan air bagi 222 Kepala Keluarga (KK). Wilayah terdampak tersebar di 10 titik strategis pada dua kecamatan, dengan rincian 9 titik di Kelurahan Keranggan (Kecamatan Setu) dan 1 titik di wilayah RT 06/04 Kelurahan Serpong (Kecamatan Serpong).

Dian Wiryawan,Penata Layanan Operasional, Danton SATGAS BPBD Tangsel menegaskan bahwa penanganan krisis ini membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid. Komitmen tanggap darurat tersebut tercermin dalam aksi lapangan terbaru pada Rabu (29/7) malam, di mana petugas gabungan kembali menggelontorkan pasokan air bersih sebanyak 22.050 liter.
“Distribusi harian kali ini difokuskan penuh untuk menyasar enam RT di Kelurahan Keranggan yang kondisinya paling mendesak,” jelas Dian dalam laporan tertulisnya, Rabu (29/7) pukul 19.09 WIB. Langkah taktis ini mencakup wilayah RT 003/01 (22 KK), RT 004/02 (40 KK), RT 005/02 Bintang Mas (10 KK), RT 006/02 (20 KK), RT 012/05 (15 KK), dan RT 013/05 (20 KK).
Mobilisasi Armada Tangki Guna memastikan pasokan tersalurkan cepat ke bak-bak penampungan warga, BPBD Tangsel menggandeng berbagai pihak sebagai penyedia sumber air. Kolaborasi ini melibatkan PDAM Tirta Traya Cisadane Serpong, BBWSCC, PT Sinarmas Land BSD, serta BAZNAS Tangsel.

Empat armada kendaraan berat dikerahkan sekaligus ke lokasi pemukiman warga:
- Truk Tangki PT Sinarmas Land BSD: Kapasitas 5.000 Liter
- Truk Tangki Kemitraan BBWSCC: Kapasitas 8.000 Liter
- Truk Kemitraan BAZNAS Tangsel: Kapasitas 8.000 Liter
- Mobil Pickup Toren PMI Tangsel: Kapasitas 1.050 Liter
Aparatur lokal mulai dari tingkat Kelurahan Keranggan hingga jajaran pengurus RT dan RW setempat ikut turun langsung mengawal antrean warga agar pembagian berjalan tertib. Pihak BPBD Tangsel memastikan pemantauan dan pengiriman air berkala akan terus dilanjutkan selama siaga kekeringan belum usai.
(Red–PBMI)








