
Sentuhan Kasih Group Beramal88 Menghangatkan Usia Senja di Pondok Lansia Berdikari Tigaraksa, Tangerang. Dok. Verry01-PBMI
TANGERANG – PORTALBMI.ID – Di usia senja, sebagian orang menjalani hari-hari dalam kesunyian yang panjang. Di Pondok Lansia Berdikari, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, para penghuni panti berusaha berdamai dengan waktu yang terus berjalan. Pada 22 Desember 2025, kesunyian itu sejenak terpecah oleh kehadiran puluhan relawan bersama Ketua Group Beramal88, Deffry Boy, yang datang membawa kehangatan.
Relawan dari Group Beramal88 menyambangi panti tersebut untuk berbagi makan, melakukan aktivitas kebersamaan, serta menyalurkan bantuan. Para lansia menerima hidangan nasi box, buah-buahan segar, serta bantuan dalam bentuk amplop, yang diserahkan secara langsung dengan penuh perhatian. Namun, yang paling terasa bukanlah bantuan materi semata, melainkan kehadiran manusia yang mau meluangkan waktu duduk bersama, mendengarkan cerita, dan menemani para lansia dalam percakapan sederhana.

Para relawan menyapa satu per satu penghuni panti, beberapa lansia memilih bercerita tentang masa lalu tentang keluarga yang kini jauh, tentang pekerjaan yang pernah dijalani, atau sekadar tentang keseharian mereka di panti, Di sela percakapan, tawa kecil dan mata yang berkaca-kaca muncul silih berganti.
Deffry Boy mengatakan para relawan Group Beramal88 menunjukkan antusiasme tinggi dalam berbagi kasih, hal itu terlihat dari senyum bahagia para anggota saat memberikan pelayanan kepada para lansia, salah satunya dilakukan oleh Albert Stanley, yang dengan penuh perhatian mendorong kursi roda untuk mengantar seorang opa kembali ke kamarnya, gestur sederhana itu mencerminkan kehangatan antarmanusia yang terjalin di panti tersebut.

Bantuan disalurkan melalui Deffry Boy, yang selama ini menghimpun donasi dari berbagai pihak, beliau menilai bahwa perhatian terhadap lansia sering kali luput dalam dinamika kehidupan masyarakat modern yang serba cepat.
“Banyak lansia yang tidak lagi membutuhkan banyak hal, selain ditemani dan didengar. Kehadiran menjadi bentuk kepedulian yang paling sederhana, tetapi sangat bermakna,” ujar Deffry.
Di sudut lain panti, dua relawan, Eliza dan Ellen, terlihat duduk menemani beberapa nenek penghuni panti, percakapan berlangsung pelan, penuh jeda, salah seorang nenek tampak terharu ketika menceritakan masa mudanya, air mata mengalir bukan karena kesedihan melainkan karena ia merasa masih ada yang mau mendengarkan kisah hidupnya.
Deffry juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur Group Beramal88 yang telah memberikan kontribusi berupa dana, tenaga, dan doa dalam kegiatan sosial ini, ia menambahkan bahwa kepedulian kepada para lansia tidak berhenti pada kunjungan semata. Setiap bulan, Group Beramal88 secara rutin mengirimkan paket buah segar sebagai bentuk perhatian berkelanjutan bagi para opa dan oma.

Pondok Lansia Berdikari saat ini menampung 41 lansia hasil seleksi Dinas Sosial, mayoritas penghuni sebelumnya tergolong lansia terlantar, tanpa keluarga yang mendampingi. Panti ini dibangun pada 2019 dan diresmikan pada 2020, sementara yayasan yang menaunginya telah berdiri sejak 2014 di kawasan BSD sebelum kemudian berkembang ke Tigaraksa.
Bagi para lansia, kunjungan semacam ini menjadi jeda dari rutinitas harian, bagi para relawan perjumpaan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk besar, tapi cukup dengan hadir sepenuh hati.

“Memberikan kebaikan dan cinta kasih kepada sesama adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai manusia. Ketika kita menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain, kita juga belajar tentang makna hidup,” ungkap Deffry.
Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa di tengah masyarakat yang terus bergerak maju, masih ada kelompok yang membutuhkan ruang untuk didengar dan dihargai, setiap orang memiliki kesempatan untuk berbuat baik melalui waktu, perhatian, maupun kepedulian sederhana. Dari langkah-langkah kecil itulah, kehangatan kemanusiaan dapat terus tumbuh dan menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
(Verry01-PBMI)








