
ASPIRASI KAMAS (Asosiasi Sahabat Peduli Demokrasi dan Kemanusiaan Kabupaten Sambas). FOTO: Nop06/portalbmi.id
SAMBAS – PORTALBMI.ID – ASPIRASI KAMAS (Asosiasi Sahabat Peduli Demokrasi dan Kemanusiaan Kabupaten Sambas) menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan langkah sigap yang dilakukan Camat Tebas bersama Kapolsek Tebas dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait fenomena air keruh di Sungai Tebas, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.
Langkah cepat tersebut ditunjukkan dengan peninjauan langsung oleh Camat Tebas, Suriawan, S.ST., M.T., bersama Kapolsek Tebas, IPTU Eko Zaenudin, S.A.P., M.H., ke lokasi yang menjadi sorotan warga dalam tiga hari terakhir. Fenomena air keruh tersebut sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Peninjauan dilakukan pada Sabtu (28/2/2026) kemarin di Sungai Tebas, tepatnya di bawah Jembatan Mak Panji, Desa Tebas Sungai. Dalam kegiatan tersebut, Camat dan Kapolsek turut mengambil sampel air di titik yang terlihat paling keruh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Ketua Umum ASPIRASI KAMAS, Mulyadi, menyampaikan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami dari ASPIRASI KAMAS memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Tebas dan Kapolsek Tebas yang telah responsif dan cepat tanggap atas keluhan masyarakat terkait air keruh di Sungai Tebas. Turun langsung ke lapangan adalah bentuk nyata kepedulian terhadap aspirasi warga,” ujarnya. Minggu (1/3/2026).
Senada dengan itu, Ketua Pengawas ASPIRASI KAMAS, Suswadi, A.Md, menilai koordinasi yang dilakukan dengan dinas terkait menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan tersebut.
“Kami melihat ada keseriusan, bukan hanya peninjauan, tetapi juga pengambilan sampel dan koordinasi dengan dinas teknis untuk uji laboratorium. Ini langkah yang tepat agar penanganan dilakukan berdasarkan data dan hasil pemeriksaan ilmiah,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum ASPIRASI KAMAS, Edi Suryadi, berharap hasil pemeriksaan dapat segera diketahui masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi dan keresahan berkepanjangan.
“Kami berharap proses ini transparan dan hasilnya segera diumumkan kepada publik, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian dan rasa aman,” tutupnya.
ASPIRASI KAMAS menilai langkah turun langsung ke lapangan dan pengambilan sampel air sebagai bentuk nyata kepedulian dan komitmen pemerintah kecamatan serta aparat kepolisian dalam merespons aspirasi masyarakat secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab.
Organisasi tersebut berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, kepolisian, dan dinas terkait dapat segera menemukan penyebab kekeruhan air serta memastikan kualitas air Sungai Tebas kembali normal demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
(Nop06-PBMI)








