
Jalan dan Senam Sehat HKTI Kalimantan Barat 2026 pada tanggal 28 Juni 2026 di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak yang melibatkan 5.000 peserta. FOTO: Aef05/PORTALBMI.ID
PONTIANAK – PORTALBMI.ID – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) adalah organisasi petani nasional yang memiliki peran strategis dalam pembangunan pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia. Di Provinsi Kalimantan Barat, HKTI hadir sebagai wadah aspirasi dan pemberdayaan petani yang semakin diperlukan di tengah tantangan perubahan iklim, akses pasar, dan modernisasi pertanian.
Sebagai tindak lanjut, HKTI Kalimantan Barat menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus Pelantikan Pengurus DPD dan DPC HKTI Se-Kalimantan Barat pada tanggal 27-28 Juni 2026.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan acara pendukung Jalan dan Senam Sehat HKTI Kalimantan Barat 2026 pada tanggal 28 Juni 2026 di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak yang melibatkan 5.000 peserta (prioritas petani, kelompok tani, penyuluh, dan masyarakat umum).
Jalan dan Senam Sehat HKTI Kalimantan Barat 2026 yang bertujuan mendorong partisipasi masyarakat luas (khususnya petani) melalui Jalan dan Senam Sehat sebagai sarana promosi gerakan pertanian dan gaya hidup sehat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum HKTI/ Wakil Menteri Pertanian RI (Sudaryono), Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Badan Karantina, Sekjen HKTI, Kepala OPD Provinsi Kalimantan Barat, Pengurus HKTI Provinsi dan Kabupaten Kota Se-Kalimantan Barat dan peserta.
Rangkaian Kegiatan Jalan dan Senam Sehat HKTI, dimulai dengan senam pagi, Jalan Sehat, dilanjutkan dengan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah HKTI Kalbar Periode 2026-2031 oleh Ketua Umum HKTI/ Wakil Menteri Pertanian RI (Sudaryono), penyerahan bantuan bibit, pembagian hadiah doorpize dan bantuan sembako, panen bersama Aloevera.

Dalam kegiatan tersebut, peserta Jalan dan Senam Sehat HKTI mendapat paket konsumsi pangan lokal dan telur rebus. Hal ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumberdaya lokal, sebagai media promosi dan edukasi terhadap keberagaman pangan lokal Kalimantan Barat yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional, memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
(Aef05-PBMI)








