
Lomba gantangan burung kenari yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bayangkari. FOTO: Imam07/PORTALBMI.ID
PURWOKERTO – PORTALBMI.ID – Ratusan warga memadati halaman UMKM yang berada di samping kampus UIN Purwanegara, Minggu pagi,sampai malam menyaksikan dan berpartisipasi pada lomba gantangan burung kenari yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bayangkari
Kecamatan Purwokerto Utara. Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga siang, diwarnai antusiasme komunitas pencinta burung dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Panitia kegiatan, bersama Bhabinkamtibmas Desa Purwanegara, Teguh, membuka acara yang diselenggarakan bekerja sama dengan Polsek Purwokerto Utara.
Menurut Teguh, lomba gantangan ini bukan sekadar kompetisi kicau, melainkan bagian dari rangkaian acara HUT Bayangkari yang bertujuan memperkuat kemitraan antara institusi kepolisian, organisasi istri anggota polri, dan masyarakat desa.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ajang silaturahim serta wadah promosi bagi UMKM setempat,” kata Teguh kepada wartawan. “
Dengan menghadirkan lomba gantangan yang digemari banyak lapisan masyarakat, kami berharap penonton dan peserta dapat sekaligus melihat dan membeli produk-produk lokal.”
Suasana acara penuh warna.
Deretan gantangan berjajar rapi, masing-masing menampung kenari dengan berbagai corak dan kualitas vokal.

Para juri tampak serius menilai suara, ritme, dan durasi kicauan, sementara para peserta sibuk mempersiapkan burung unggulannya. Selain kompetisi, panitia juga menyediakan stan UMKM yang menawarkan makanan ringan, minuman tradisional, dan kerajinan lokal.
Kehadiran stan-stan ini mendapat sambutan hangat dari pengunjung yang memanfaatkan jeda penilaian untuk berbelanja.
Sejumlah peserta mengaku senang acara mendapat dukungan dari pihak kepolisian. “Dukungan Polsek membuat acara terasa lebih aman dan tertib,” ujar salah satu peserta asal Kabupaten
Banyumas. “Kami juga senang karena panitia memberi ruang bagi UMKM; ini membantu pelaku usaha kecil memperkenalkan produknya kepada khalayak.”
Panitia menegaskan bahwa penyelenggaraan dilakukan dengan penerapan ketertiban dan protokol acara yang mengutamakan keselamatan publik. Petugas kepolisian hadir untuk mengatur lalu lintas serta menjaga keamanan sepanjang kegiatan berlangsung.
Tidak ada insiden berarti yang dilaporkan selama acara.
Kepala Seksi Pembinaan Humas Polsek Purwokerto Utara dalam keterangannya menyampaikan bahwa dukungan institusi merupakan bentuk sinergi positif antara aparat kepolisian dan masyarakat.
“Partisipasi kami dalam kegiatan ini sejalan dengan upaya mendekatkan polisi dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan budaya,” kata perwakilan kepolisian.
Puncak lomba ditutup dengan penyerahan piala dan hadiah sepeda listrik bagi pemenang di beberapa kategori, disaksikan oleh tokoh masyarakat, perwakilan
Bayangkari, dan warga setempat. Panitia menilai kegiatan berjalan sukses dan berniat menjadikannya agenda tahunan untuk terus mendukung geliat UMKM dan mempererat hubungan antara warga dengan institusi keamanan.
Dengan terlaksananya lomba gantangan burung kenari ini, Desa Purwanegara menunjukkan bahwa kegiatan budaya rakyat dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus memperkuat jaringan sosial antarwarga dan pihak kepolisian setempat.
(Imam07-PBMI)








