
Menteri Pertahanan China Dong Jun menyampaikan pidato pembukaannya di Forum Xiangshan di Beijing pada 18 September 2025. (Foto: CNA/Hu Chushi)
BEIJING – PORTALBMI.ID – Militer China yang lebih kuat akan menjadi kekuatan yang lebih kuat untuk perdamaian, ujar Menteri Pertahanan China pada Kamis (18/9), sekaligus berjanji untuk menegakkan tatanan internasional pascaperang dan menolak blok militer.
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) akan “dengan tegas mempertahankan hasil Perang Dunia II” dan mendukung kapasitas semua militer untuk mempertahankan kepentingan mereka yang sah, kata Dong Jun, saat berbicara di konferensi pertahanan tahunan China, Forum Xiangshan, yang diselenggarakan di Beijing.
“Semakin kuat PLA, semakin kuat pula kekuatan untuk membatasi perang, dan perdamaian serta pembangunan dunia akan semakin terjamin,” ujar Dong.
Dalam pidatonya yang berdurasi 30 menit, Dong menegaskan bahwa strategi militer China berakar pada pembangunan damai karena ia menolak paksaan dan penggunaan kekuatan dalam hubungan antarnegara.
China juga menentang aliansi militer dan “blok eksklusif yang bertujuan hegemoni”, ujarnya, seraya menambahkan bahwa China mendukung non-blok dan “kemitraan keamanan baru” yang dibangun atas dasar kesetaraan, kerja sama, dan saling menguntungkan.

Diluncurkan pada tahun 2006, pertemuan tahunan Forum Xiangshan semakin menonjol dan dipandang sebagai mitra dialog keamanan global lainnya seperti Dialog Shangri-La yang diadakan setiap tahun di Singapura.
Pertemuan tahun ini akan berfokus pada tata kelola keamanan global, kerja sama Asia-Pasifik, menjaga ketertiban internasional, dan membangun perdamaian regional.
Acara tiga hari ini akan dihadiri sekitar 1.800 delegasi, termasuk pejabat militer, diplomat, dan akademisi dari hampir 100 negara seperti AS, Vietnam, Nigeria, dan Rusia.
Turut hadir pula Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing dan Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin.









