
Suasana khidmat menyelimuti kantor PT Mindful Group Indonesia disaat upacara Odalan. FOTO : Ayu05-PBMI
BADUNG, BALI – PORTALBMI.ID – Suasana khidmat menyelimuti kantor PT Mindful Group Indonesia (PMA) saat perusahaan menggelar upacara odalan, sebuah tradisi Hindu Bali yang rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Upacara ini dipimpin oleh pemangku dari Pesraman Yoga Kereta Kencana Emas, menghadirkan nuansa spiritual yang menyatu dengan aktivitas dunia usaha.
Odalan, sebagai perayaan hari jadi pura atau tempat suci, bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga simbol keseimbangan antara kehidupan sekala (nyata) dan niskala (spiritual). Kehadiran jajaran manajemen dan karyawan dalam prosesi ini memperlihatkan komitmen perusahaan untuk menjaga harmoni dengan budaya lokal, sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kerja.

Walaupun Direktur PT Mindful Group Indonesia, Mr. Adrian Wizermann dan Ms. Stephanie Page Fech, tidak hadir secara langsung, perusahaan tetap menegaskan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi Bali. Kehadiran seluruh karyawan menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap budaya tetap dijunjung tinggi.
Suara dari Pesraman Yoga Kereta Kencana Emas
Pemuka agama dari Pesraman Yoga Kereta Kencana Emas menekankan makna mendalam dari odalan. “Odalan bukan sekadar seremonial. Ia adalah pengingat bahwa setiap langkah hidup, termasuk dalam dunia usaha, harus berlandaskan dharma. Melaksanakan odalan di kantor berarti membawa kesadaran spiritual ke dalam ruang kerja, sehingga bisnis tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menjaga keharmonisan dengan alam, budaya, dan masyarakat,” ujarnya.

Prosesi Penuh Makna
Upacara berlangsung sederhana namun sarat makna. Doa bersama, persembahan banten, dan suasana kebersamaan menciptakan energi positif yang dirasakan seluruh peserta. Kantor yang biasanya dipenuhi aktivitas bisnis, pada hari itu berubah menjadi ruang spiritual yang menenangkan.
Harmoni Budaya dan Dunia Usaha
Dengan digelarnya odalan ini, PT Mindful Group Indonesia menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya Bali. Tradisi yang dijalankan secara konsisten setiap enam bulan sekali menjadi simbol keberlanjutan, baik dalam aspek spiritual maupun profesional.
(Ayu05-PBMI)








