
JAKARTA – PORTALBMI.ID – Film ini untuk pertama kalinya memadukan tradisi ritual pengusiran roh jahat Zhong Kui dari kuil-kuil Taiwan dengan legenda hantu perempuan Kuntilanak yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia.
Tak hanya melakukan syuting langsung di Indonesia, film ini juga menghadirkan aktor ternama Indonesia Ferry Salim dan kreator konten populer Andovi da Lopez. Sejak dirilis di Taiwan, film ini telah meraih pendapatan box office lebih dari NT$81 juta (sekitar Rp44,8 miliar), sekaligus mencetak rekor sebagai film terlaris sepanjang waralaba The Rope Curse. Kesuksesan tersebut semakin menambah daya tarik kolaborasi horor lintas negara ini.

Menjelang penayangannya di Indonesia, gala premiere The Rope Curse 4: Kuntilanak digelar meriah pada malam 19 Oktober 2026 di studio SCREENX CGV, Jakarta. Ferry Salim dan Andovi da Lopez hadir bersama produser asal Taiwan Jeff Tsou, sutradara Liao Shih-Han, serta para pemain Wilson Hsu, Hangee Liu, dan Travis Hu. Mereka bertemu langsung dengan penonton Indonesia untuk memperkenalkan film yang memadukan budaya horor dari kedua negara.
Jeff Tsou mengungkapkan kegembiraannya, “Ini adalah film horor eksorsisme Taiwan pertama yang melakukan syuting sekaligus tayang di Indonesia. Saya sangat antusias dan berterima kasih atas sambutan hangat serta dukungan semua orang!”.

Sementara itu, Liao Shih-Han mengaku merasa antusias sekaligus gugup karena film ini menggabungkan budaya Zhong Kui dari kuil-kuil Taiwan dengan legenda Kuntilanak Indonesia. Ia berharap perpaduan kedua budaya tersebut dapat diterima dan disukai oleh penonton Indonesia.
“Mari saksikan dan kunjungi di Bioskop-bioskop kesayangan anda nikmati keseruan dan ketegangannya”
(Red-PBMI)








