
KOTA SAMARAHAN, MALAYSIA – PORTALBMI.ID – Sebagai wujud perwujudan konkret dari implementasi kerja sama (Implementation Arrangement / IA) yang lahir dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara Universitas PGRI Pontianak dan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Tim Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Pontianak menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk “Nguasai Menua Borneo Barat” di Faculty of Applied & Creative Arts, UNIMAS pada Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini memperkenalkan inovasi media Game-Based Learning dalam bentuk papan permainan edukatif (board game) berukuran 2 × 2 meter yang dirancang khusus untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Melalui 20 petak penjelajahan bertema wilayah dan kearifan lokal Kalimantan Barat, media ini dirancang untuk mengasah lima aspek keterampilan motorik peserta didik meliputi kemampuan lokomotor, nonlokomotor, manipulatif, keseimbangan, hingga koordinasi gerak yang dipadukan harmonis dengan pemahaman teori kesehatan dan pelestarian budaya daerah.
Dalam pemaparannya sebagai narasumber utama, Ketua Bidang Studi PPG, Dr. Suriani Sari, S.St., Ft., M.Fis., didampingi oleh tim PPG, yaitu Dr. Yeni Rizal, M.Pd., Adhitya Prihadi, M.Pd., dan Mesterianti Hartati, M.Pd. menjelaskan pentingnya menghadirkan metode pembelajaran fisik yang interaktif serta relevan dengan lingkungan kebudayaan peserta didik. Tak sekadar memaparkan konsep teori, kegiatan sosialisasi ini turut disemarakkan dengan simulasi permainan rakyat khas Kabupaten Sintang, “Begayap Bemban”, yang dimainkan bersama seluruh peserta forum sebagai contoh nyata bagaimana permainan tradisional dapat dikemas menjadi media stimulus motorik yang efektif.
“Implementasi IA ini menjadi langkah nyata dalam memelihara dan memperluas tindak lanjut MoU antarinstansi. Melalui ‘Nguasai Menua Borneo Barat’ dan peragaan permainan rakyat, kami berkomitmen mengenalkan kekayaan kearifan lokal Kalimantan Barat di tingkat internasional, sekaligus membuktikan keunggulannya sebagai media pembelajaran PJOK yang adaptif dan menyenangkan,” terang Dr. Suriani Sari.
Inisiatif strategis ini disambut antusias oleh Dekan Faculty of Applied & Creative Arts UNIMAS, Dr. Louis Ringah Kanyan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi akademis berkelanjutan antara UNIMAS dan jaringan perguruan tinggi PGRI, serta mendorong agar ide-ide inovasi budaya lokal ini terus dikembangkan mengikuti tren keilmuan kontemporer.

“Kami mengapresiasi tinggi pelaksanaan kegiatan IA sebagai bentuk tindak lanjut kesepakatan kerja sama ini. Harapan kami, konsep permainan tradisional ini dapat ditransformasikan lebih jauh ke dalam format aplikasi digital maupun platform interaktif lainnya, sehingga semakin mudah diakses serta memberikan daya tarik tinggi bagi generasi muda di era digital,” puji Dr. Louis Ringah Kanyan.
Sosialisasi media pembelajaran berbasis permainan lokal “Nguasai Menua Borneo Barat” ini bertujuan memperkenalkan permainan rakyat Kalimantan Barat ke dunia Internasional. Kegiatan berlingkup internasional ini diakhiri dengan diskusi kolaboratif mengenai peluang publikasi, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta rencana perancangan paket digitalisasi media ajar permainan rakyat.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama seluruh peserta yang terdiri atas tim pengelola PPG, perwakilan dosen berbagai prodi perguruan tinggi Universitas PGRI, serta pimpinan, dosen, dan mahasiswa Faculty of Applied & Creative Arts UNIMAS.
(Aep05-PBMI)








