
Proses evakuasi dilakukan di bawah koordinasi BPBD Kota Bogor dan BASARNAS Pos Bogor. FOTO: Riko Relawan Damkar Tangsel
TANGERANG SELATAN – PORTALBMI.ID – Upaya pencarian intensif terhadap Maulana Yusuf (17), remaja asal Pasir Kuda, Bogor Barat, yang diduga tenggelam di Sungai Cisadane akhirnya membuahkan hasil. Memasuki hari kedua pencarian pada Minggu (1/2/2026), korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan.
Setelah melakukan penyisiran sejak pukul 09.00 WIB, tim menemukan jenazah korban sekitar pukul 13.20 WIB. Korban ditemukan dalam posisi telungkup, terbawa arus di aliran Sungai Cisadane kawasan Cibodas, Kecamatan Rumpin.

Proses evakuasi dilakukan di bawah koordinasi BPBD Kota Bogor dan BASARNAS Pos Bogor. Tak lama setelah ditemukan, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Kota Bogor untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Upaya Perbantuan Tim SAR Tangsel
Dalam operasi hari kedua ini, Tim SAR Gabungan dari Tangerang Selatan melakukan penebalan personel guna memperluas area pencarian.
Titik Start pencarian dimulai dari Jembatan Sampora, Cisauk – Serpong hingga titik Finish di Jembatan Gading Serpong, Kelapa Dua, dengan metode penyisiran air menggunakan 2 perahu LCR sejauh ±12 KM dan pengamatan darat sejauh ±1 KM.
Sebelumnya, pada hari Sabtu, tim telah menyisir area sepanjang 5,5 KM dari Jembatan Keranggan hingga Jembatan Sampora-Cilenggang, namun hasil masih nihil hingga pencarian dilanjutkan pagi tadi.

Sinergi dalam Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur dari Tangerang Selatan yang bahu-membahu membantu tim utama dari Bogor, di antaranya, BPBD Kota Tangerang Selatan, SATPOL PP Tangsel, Perwakilan relawan dari Bagana, Redkar, Semut Tangsel, dan TEATS.
Danton BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, selaku narasumber laporan menyatakan bahwa dengan ditemukannya korban, tim perbantuan dari Tangerang Selatan secara resmi mengakhiri tugasnya.
“Korban sudah ditemukan dan dievakuasi. Selanjutnya tim SAR Gabungan dari Tangerang Selatan izin kembali ke kesatuan masing-masing,” ujar Dian Wiryawan selaku Danton BPBD Tangerang Selatan dalam laporan tertulisnya.
(Henny06-PBMI)








