
Firdaus.S.IP.M.Sos (Dosen Ilmu Politik) Dias Putra Rudy Hartono Anak Penulis Buku "Level Up". Di Taman Fisip Untan Jalan. Prof. Hadari Nawawi Pontianak Kota. FOTO: Firdaus06/portalbmi.id
PONTIANAK – PORTALBMI.ID – Suasana Taman FISIP Untan, Jalan Profesor Hadari Nawawi, pagi itu terasa teduh. Di bawah rindang pepohonan, sebuah pertemuan sederhana berlangsung hangat. Dias, putra Rudy Hartono, menyerahkan buku berjudul Level Up kepada Dosen Ilmu Politik Universitas Tanjungpura (Untan), Firdaus, S.IP., M.Sos.
Penyerahan buku itu bukan sekadar simbolik. Ada semangat berbagi gagasan dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda yang mengalir dalam percakapan mereka. Buku Level Up diharapkan menjadi bahan refleksi sekaligus inspirasi, terutama bagi mahasiswa yang tengah menapaki proses pencarian jati diri.
Firdaus, S.IP., M.Sos., menyambut penyerahan buku tersebut dengan penuh apresiasi.
“Buku Level Up ini sangat menginspirasi anak muda agar naik level, jangan mudah menyerah dengan lingkungan dan kondisi apa pun dalam berjuang,” ujarnya.
Menurutnya, pesan tentang ketangguhan mental dan penguatan pola pikir menjadi relevan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. Mahasiswa, kata dia, tidak hanya dituntut cakap secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi realitas sosial dan perubahan global.
Sementara itu, Rudy Hartono menjelaskan bahwa buku tersebut lahir dari kegelisahan pribadi sebagai bagian dari generasi bangsa.
“Buku ini dibuat karena keresahan sebagai anak bangsa tentang mindset dan pendidikan. Judul Level Up! Upgrade Otak, Upgrade Hidup dipilih karena merepresentasikan pesan inti buku ini yaitu: perubahan hidup selalu dimulai dari peningkatan cara berpikir,” ujarnya.
Ia menuturkan, istilah Level Up menggambarkan proses “naik kelas” bukan sekadar dalam pendidikan formal, tetapi juga dalam kesadaran, pola pikir, dan kualitas diri. Upgrade Otak, menurutnya, menekankan pentingnya belajar, melatih pola pikir, serta memperbarui cara memahami dunia di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat.
Adapun Upgrade Hidup, lanjutnya, menegaskan bahwa peningkatan ilmu dan cara berpikir akan berdampak langsung pada kualitas hidup, peluang kerja, ketangguhan mental, dan masa depan seseorang.
“Judul ini sengaja dibuat sederhana, kuat, dan relevan agar mudah dipahami lintas usia serta mencerminkan bahwa siapa pun bisa naik level, kapan pun, selama mau belajar dan bertumbuh,” kata Rudy.
Rudy Hartono merupakan penulis buku asal Kota Pemangkat, Kalimantan Barat. Ia dikenal sebagai penggiat literasi dan pendengar internasional di bidang radio. Selain aktif menulis dan mendorong gerakan membaca di kalangan generasi muda, ia juga merupakan alumni Magister Ekonomi dari Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas.
Bagi Dias, momen penyerahan buku tersebut menjadi bagian dari upaya sederhana meneruskan gagasan sang ayah ke ruang-ruang akademik. Ia berharap buku itu dapat menjadi teman diskusi dan bahan perenungan di kalangan mahasiswa.
Di tengah dinamika sosial dan tantangan pendidikan hari ini, pertemuan singkat di Taman FISIP Untan itu menghadirkan pesan yang tenang namun kuat: perubahan besar kerap berawal dari gagasan sederhana dan dari keberanian untuk terus belajar.
Buku yang diserahkan pagi itu bukan hanya rangkaian halaman, melainkan undangan untuk bertumbuh. Sebuah ajakan untuk tidak menyerah pada keadaan, melainkan berikhtiar meningkatkan diri, setahap demi setahap.
(Firdaus06-PBMI)









Terima kasih Pak semoga makin maju jaya di Kalbar